Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 22494-42-4

Diflunisal TCI D5875

Diflunisal TCI D5875

Identitas Kimia

Nama lain
2',4'-Difluoro-4-hydroxybiphenyl-3-carboxylic Acid · 2',4'-Difluoro-4-hydroxy-[1,1'-biphenyl]-3-carboxylic Acid
No. CAS
22494-42-4
PubChem
CID 3059·SID 468591619
Rumus molekul
C13H8F2O3
Berat molekul
250.20 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5-(2,4-difluorophenyl)-2-hydroxybenzoic acid
SMILES
C1=CC(=C(C=C1C2=C(C=C(C=C2)F)F)C(=O)O)O
InChIKey
HUPFGZXOMWLGNK-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00057834
Harga reguler Rp 1.458.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.458.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Diflunisal adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Sebagai inhibitor enzim, Diflunisal memiliki kemampuan untuk memengaruhi aktivitas enzim tertentu, sehingga menjadi alat penting dalam studi mekanisme reaksi biokimia. Produk ini diproduksi oleh TCI, sebuah merek terpercaya dalam industri bahan kimia dan reagen laboratorium. Diflunisal sering digunakan dalam eksperimen yang melibatkan analisis aktivitas enzim, penghambatan jalur metabolik, dan studi interaksi molekuler.

Diflunisal memiliki sifat kimia yang stabil, dengan struktur molekuler yang memungkinkan interaksi spesifik dengan enzim target. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Diflunisal cocok untuk penelitian jangka panjang dan penggunaan berulang. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen yang beragam.

Di laboratorium di Indonesia, Diflunisal sering digunakan dalam penelitian terkait farmakologi, biokimia, dan ilmu kesehatan. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan obat, studi efek farmakologis, serta eksperimen terkait mekanisme penyakit. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian mengandalkan Diflunisal untuk mendukung eksperimen yang memerlukan penghambatan enzim secara spesifik.

  • Diflunisal digunakan untuk studi penghambatan enzim karena kemampuannya mengikat situs aktif enzim secara efektif.
  • Senyawa ini cocok untuk eksperimen farmakologi karena memungkinkan analisis efek inhibitor pada jalur metabolik tertentu.
  • Diflunisal sering diterapkan dalam penelitian penyakit inflamasi karena kemampuannya menghambat jalur inflamasi.
  • Bahan ini digunakan dalam uji aktivitas enzim untuk mengevaluasi efisiensi substrat dan inhibitor.
  • Diflunisal menjadi alat penting dalam pengembangan obat karena memungkinkan identifikasi target enzim yang relevan.

Merek TCI
Nomor CAS 22494-42-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan

Diflunisal harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil produk, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penurunan kualitas. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena sifat kimia yang mungkin bersifat iritatif.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.