Diflubenzuron adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan dan biologi sel. Sebagai inhibitor sintesis protein, senyawa ini berperan penting dalam studi nutrisi dan pengembangan teknik manipulasi sel. Diflubenzuron sering digunakan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme atau sel yang tidak diinginkan dalam lingkungan laboratorium. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian yang memerlukan pengendalian pertumbuhan sel atau mikroba.
Diflubenzuron memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis dan eksperimen. Bahan ini juga memiliki daya reaktivitas yang terkendali, sehingga meminimalkan risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karena sifatnya yang relatif aman dan efektif, Diflubenzuron menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan kimia yang dapat diandalkan.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Diflubenzuron digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk bidang bioteknologi, kimia makanan, dan lingkungan. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan pengendalian pertumbuhan sel atau mikroba. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
- Diflubenzuron digunakan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dalam penelitian biologi molekuler karena kemampuannya mengganggu sintesis protein.
- Bahan ini cocok untuk studi nutrisi karena dapat memengaruhi metabolisme mikroorganisme dalam lingkungan tertentu.
- Diflubenzuron sering diterapkan dalam eksperimen bioteknologi untuk mengontrol pertumbuhan sel secara terarah.
- Bahan ini digunakan dalam penelitian lingkungan untuk mengendalikan populasi mikroba yang merusak ekosistem.
- Diflubenzuron juga relevan dalam pengembangan obat dan farmakologi sebagai bahan uji untuk efek penghambatan protein.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 35367-38-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Diflubenzuron harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk menjaga kualitas bahan. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.
- Sauphanor dkk. (1993). Side effects of diflubenzuron on a pear psylla predator:Forficula auricularia. Entomophaga doi:10.1007/bf02372550
- Bhandari dkk. (2017). Efficacy of Diflubenzuron 25 Wp and Diflubenzuron+Deltamethrin 22% SC against House Fly. Indian Journal of Entomology doi:10.5958/0974-8172.2017.00068.2
- European Food Safety Authority (EFSA) (2009). Conclusion on pesticide peer review regarding the risk assessment of the active substance diflubenzuron. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2009.332r
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

