Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 93183-36-9

Diisopropylammonium Tetrazol-1-ide TCI D6204

Diisopropylammonium Tetrazol-1-ide TCI D6204

Identitas Kimia

Nama lain
Diisopropylammonium Tetrazolide
No. CAS
93183-36-9
PubChem
CID 11052091
Rumus molekul
C6H15N.CH2N4
Berat molekul
171.25 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N-propan-2-ylpropan-2-amine;2H-tetrazole
SMILES
CC(C)NC(C)C.C1=NNN=N1
InChIKey
CIXHNHBHWVDBGQ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.411.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.411.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D6204 Diisopropylammonium Tetrazol-1-ide adalah garam yang terbentuk dari anion tetrazolida dan kation diisopropilamonium, dan dikenal luas sebagai reagen pengaktif pada sintesis asam nukleat. Dalam pembuatan oligonukleotida dengan metode fosforamidit, setiap penambahan satu basa nukleotida memerlukan aktivator yang memprotonasi gugus diisopropilamino pada fosforamidit sehingga gugus tersebut menjadi gugus pergi yang baik dan dapat digantikan oleh gugus hidroksil rantai yang sedang tumbuh. Tanpa aktivator yang tepat, tahap kopling ini berjalan lambat dan tidak sempurna.

Sifat yang membuat reagen ini banyak dipilih adalah keseimbangan keasamannya. Aktivator harus cukup asam untuk memprotonasi fosforamidit, namun tidak boleh terlalu asam sehingga menyebabkan pelepasan gugus pelindung dimetoksitritil secara dini yang berujung pada penyisipan basa keliru. Bentuk garam amonium juga memberi kelarutan yang baik dalam asetonitril, pelarut baku pada sintesis otomatis, sehingga larutan aktivator tidak mudah mengendap dan menyumbat saluran mesin sintesis. Sebagai padatan garam, reagen ini pun lebih mudah ditangani dan ditakar dibandingkan tetrazol bebas yang lebih peka.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan oleh fasilitas sintesis oligonukleotida, laboratorium bioteknologi molekuler, serta kelompok riset yang membuat primer, probe, atau oligonukleotida termodifikasi untuk keperluan penelitian sendiri. Kemasan 5 g dan 25 g menyesuaikan pola pemakaian, mulai dari laboratorium yang melakukan sintesis sesekali dalam skala kecil hingga fasilitas yang menjalankan mesin sintesis secara rutin dan memerlukan pasokan aktivator yang lebih besar.

  • Aktivator kopling pada sintesis oligonukleotida metode fosforamidit, karena keasamannya tepat untuk memprotonasi fosforamidit tanpa merusak gugus pelindung dimetoksitritil.
  • Pembuatan primer dan probe untuk keperluan biologi molekuler, sebab efisiensi kopling yang tinggi menentukan kemurnian rantai panjang hasil sintesis bertahap.
  • Sintesis oligonukleotida termodifikasi dan analog asam nukleat, mengingat aktivator ini bekerja baik dengan berbagai monomer fosforamidit yang tersedia secara komersial.
  • Riset terapeutik berbasis asam nukleat pada tahap praklinis, karena penyediaan oligonukleotida bermutu tinggi merupakan prasyarat untuk pengujian aktivitas biologis yang andal.
  • Sintesis fosfitilasi dan pembentukan ikatan fosfat pada kimia organik umum, sebab mekanisme aktivasinya juga berlaku pada substrat di luar nukleosida.

Merek TCI
Nomor CAS 93183-36-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Nucleic Acid Chemistry
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan garam; deskripsi pasti mengikuti label dan Certificate of Analysis dari TCI
Penyimpanan simpan tertutup rapat dalam keadaan kering, sejuk, dan jauh dari panas serta sumber api

Simpan reagen ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, sebaiknya di dalam desikator, karena kelembapan sangat merugikan pada sintesis fosforamidit dan dapat menurunkan efisiensi kopling secara drastis. Senyawa golongan tetrazol perlu dijauhkan dari panas berlebih, gesekan kuat, dan sumber nyala, serta tidak boleh disimpan berdekatan dengan bahan pengoksidasi. Gunakan asetonitril berkadar air rendah saat membuat larutan aktivator, dan tutup kembali wadah segera setelah pengambilan. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan masker debu, kerjakan di lemari asam, serta rujuk Safety Data Sheet resmi dan ketentuan penyimpanan bahan reaktif di institusi Anda.

—