Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 1181816-12-5

tert-Butyl 6-Oxo-2-azaspiro[3.3]heptane-2-carboxylate TCI D6207

tert-Butyl 6-Oxo-2-azaspiro[3.3]heptane-2-carboxylate TCI D6207

Identitas Kimia

Nama lain
6-Oxo-2-azaspiro[3.3]heptane-2-carboxylic Acid tert-Butyl Ester · N-(tert-Butoxycarbonyl)-6-oxo-2-azaspiro[3.3]heptane · N-Boc-6-oxo-2-azaspiro[3.3]heptane
No. CAS
1181816-12-5
PubChem
CID 52333005
Rumus molekul
C11H17NO3
Berat molekul
211.26 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tert-butyl 6-oxo-2-azaspiro[3.3]heptane-2-carboxylate
SMILES
CC(C)(C)OC(=O)N1CC2(C1)CC(=O)C2
InChIKey
HQHRAGXKFOTSQE-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL15071430
Harga reguler Rp 1.696.800,00
Harga reguler Rp 1.202.250,00 Harga obral Rp 1.696.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D6207 adalah tert-Butyl 6-Oxo-2-azaspiro[3.3]heptane-2-carboxylate, sebuah bahan baku sintesis organik (building block) bergolongan heterosiklik yang menggabungkan cincin azetidina dan siklobutanon dalam satu rangka spiro. Di laboratorium sintesis, senyawa ini berperan sebagai kerangka antara yang siap dimodifikasi: gugus ketonnya menjadi titik reaksi utama, sementara nitrogen cincin sudah terlindungi lebih dahulu oleh gugus tert-butoksikarbonil (Boc). Pola seperti ini sangat membantu peneliti kimia medisinal dan kimia proses karena memungkinkan pembangunan molekul bertahap tanpa harus mengelola reaktivitas amina bebas pada langkah-langkah awal.

Karakteristik yang membuat bahan ini banyak dipilih terletak pada kerangka spiro[3.3]heptana yang kaya karbon sp3 dan bersifat kaku secara konformasi. Kerangka tiga dimensi semacam ini sering dimanfaatkan sebagai pengganti (bioisoster) cincin datar seperti piperidina atau morfolina untuk memperbaiki profil kelarutan dan orientasi gugus fungsi pada molekul target. Gugus keton di posisi 6 memberi jalur derivatisasi yang luas — aminasi reduktif, reaksi dengan reagen organologam, olefinasi Wittig, maupun reduksi menjadi alkohol. Perlindungan Boc pada nitrogen mudah dilepas dalam kondisi asam, sehingga urutan sintesis dapat dirancang dengan bersih dan terkendali.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini umumnya dipakai pada kelompok riset kimia organik sintesis di perguruan tinggi, laboratorium penemuan obat, serta unit riset dan pengembangan industri farmasi yang mengerjakan rancangan molekul baru. Kemasan kecil 1 g dan 5 g sesuai dengan pola kerja skala penelitian, mulai dari penapisan rute sintesis hingga optimasi kondisi reaksi, sehingga pemakaian bahan tetap efisien dan sisa stok tidak lama tersimpan.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis kimia medisinal: kerangka spiro kaku dipakai menggantikan cincin jenuh konvensional agar gugus farmakofor terarah pada geometri tiga dimensi yang diinginkan.
  • Aminasi reduktif: gugus keton pada posisi 6 bereaksi dengan amina primer maupun sekunder untuk membentuk turunan amina spiro secara langsung dan terkendali.
  • Penambahan organologam: reagen Grignard atau organolitium menyerang karbonil untuk membangun alkohol tersier bergugus samping sesuai rancangan molekul target peneliti.
  • Pustaka senyawa (compound library): satu bahan awal ini dapat dikembangkan menjadi banyak turunan sehingga mendukung penapisan struktur secara sistematis di laboratorium.
  • Studi metodologi reaksi: substrat siklobutanon terspiro sering dipakai menguji selektivitas metode baru terhadap cincin kecil yang tegang secara sterik.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D6207
Nomor CAS 1181816-12-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan; rincian tampilan per lot mengacu pada lembar data dan sertifikat analisis bawaan produk
Penyimpanan tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label kemasan

Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan jauh dari sumber panas maupun cahaya langsung. Karena gugus Boc peka terhadap suasana asam, hindari penyimpanan berdampingan dengan asam kuat atau uap asam. Gunakan wadah kaca amber atau wadah asli pabrik, dan tutup kembali segera setelah penimbangan untuk mencegah serapan lembap. Lakukan penimbangan di area berventilasi baik atau lemari asam dengan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pengaman. Pisahkan limbah kimia organik pada wadah khusus sesuai prosedur pengelolaan limbah laboratorium setempat.

  • Meyers dkk. (2009). Synthesis of tert -Butyl 6-Oxo-2-azaspiro[3.3]heptane-2-carboxylate. Organic Letters doi:10.1021/ol901325s
  • Moskalenko dkk. (2013). ChemInform Abstract: Two Pathways in the Reaction of tert‐Butyl 3‐Oxo‐1‐oxa‐8‐azaspiro[4.5]decane‐8‐carboxylate with N,N‐Dimethylformamide Dimethyl Acetal.. ChemInform doi:10.1002/chin.201315149
  • Moskalenko dkk. (2012). Two pathways in the reaction of tert-butyl 3-oxo-1-oxa-8-azaspiro[4.5]decane-8-carboxylate with N,N-dimethylformamide dimethyl acetal. Russian Journal of Organic Chemistry doi:10.1134/s1070428012100211

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.