3,6-Difluoro-9H-carbazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur karboksil yang diubah menjadi difluoro, sehingga memberikan sifat unik dalam reaksi kimia. Senyawa ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi ilmiah, termasuk dalam penelitian farmakologi dan material organik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu.
Karena struktur kimianya yang kompleks dan keberadaan fluor, senyawa ini memiliki stabilitas tinggi dan reaktivitas yang dapat dikontrol. Fluor pada posisi tertentu memberikan sifat elektronik yang berbeda, sehingga memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas spesifik. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian untuk memperluas pengetahuan tentang senyawa organik. Karena keberadaannya yang terbatas di pasar lokal, senyawa ini sering diimpor atau dipesan dari supplier internasional. Akses ke bahan ini sangat penting bagi penelitian yang berkembang dalam bidang kimia dan farmasi.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan material baru dengan sifat elektronik yang unik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa fluorinasi
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Pemrosesan senyawa intermediat dalam produksi obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1041143-98-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena bersifat kimia, penggunaannya harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat dan penanganan yang hati-hati sangat penting untuk memastikan keamanan dan kualitas senyawa selama proses penelitian.
—
