TCI D6451 adalah DiD, zat warna sianina lipofilik yang sangat dikenal sebagai penanda membran sel. Molekulnya terdiri atas inti indodikarbosianina yang berpendar pada daerah merah jauh, dilengkapi dua rantai alkil panjang yang bertindak sebagai jangkar. Ketika ditambahkan ke suspensi sel, rantai alkil tersebut menyisip ke dalam lapisan ganda lipid membran sehingga pewarna tertahan dan menyebar merata pada permukaan sel. Di laboratorium biologi sel, peran utamanya adalah memberi label pada sel, vesikel, atau partikel berbasis lipid agar dapat diamati dan ditelusuri dengan mikroskop fluoresensi maupun sitometri alir.
Sifat yang membuat DiD banyak dipilih adalah panjang gelombang eksitasi dan emisinya yang berada di daerah merah jauh. Pada rentang tersebut, pendaran latar dari komponen alami jaringan jauh lebih rendah dan cahaya menembus jaringan lebih dalam dibanding warna hijau atau biru, sehingga gambar yang dihasilkan lebih bersih dan kontras. Pewarna ini juga hampir tidak berpendar sebelum menyisip ke membran, lalu pendarannya meningkat tajam setelah berada di lingkungan lipid — sifat yang menekan sinyal latar. Karena tidak mudah berpindah antar sel yang tidak bersentuhan, DiD cocok untuk pelacakan jangka menengah, dan spektrumnya mudah dipadukan dengan pewarna hijau serta oranye pada pencitraan berwarna banyak.
Di Indonesia, bahan ini digunakan laboratorium biologi sel, imunologi, neurosains, serta riset sistem penghantaran obat di perguruan tinggi, rumah sakit pendidikan, dan lembaga penelitian yang memiliki mikroskop fluoresensi atau sitometer alir. Kemasan 25 mg dan 100 mg sesuai karena pewarna ini dipakai dalam konsentrasi sangat rendah.
Produk TCI terkait
- TCI T4274 36536-22-8 Hexacyanine 2
- TCI T4273 25470-94-4 1,3,3-Trimethyl-2-[3-(1,3,3-trimethylindolin-2-ylidene)prop-1-en-1-yl]-3H-indol-1-ium Iodide
- TCI T4272 19764-96-6 1,3,3-Trimethyl-2-[7-(1,3,3-trimethylindolin-2-ylidene)hepta-1,3,5-trien-1-yl]-3H-indol-1-ium Iodide
- TCI P3233 154214-55-8 PKH 26
- TCI O0574 ICG Carboxylic Acid
- TCI I1281 207399-07-3 IR 780
- Pelabelan membran sel: rantai alkil panjang menyisip ke lapisan ganda lipid sehingga seluruh permukaan sel berpendar merata dan mudah diamati.
- Pelacakan sel: sel yang telah diberi label dapat diikuti pergerakan dan nasibnya pada percobaan ko-kultur maupun model biologi yang lebih kompleks.
- Penelusuran jalur saraf: pewarna karbosianina lipofilik lazim dipakai menandai jalur serabut saraf pada preparat jaringan untuk kajian anatomi.
- Pelabelan liposom dan nanopartikel lipid: mendukung riset penghantaran obat dengan memantau distribusi pembawa berbasis lipid melalui pencitraan fluoresensi.
- Sitometri alir berwarna banyak: emisi merah jauh mudah dipadukan dengan pewarna lain sehingga beberapa penanda dapat diamati secara bersamaan.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D6451 |
|---|---|
| Nomor CAS | 127274-91-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Photonic Materials and Optical Materials > Cyanine Dyes, Squarylium Dyes |
| Ukuran kemasan | 25 mg dan 100 mg |
| Bentuk fisik | padatan berwarna khas zat warna sianina; rincian mengacu pada lembar data produk |
| Penyimpanan | dingin, kering, dan terlindung cahaya dalam wadah kedap cahaya yang tertutup rapat |
Simpan pada tempat dingin dan kering dengan perlindungan cahaya yang ketat, karena zat warna sianina mudah memudar bila terpapar cahaya. Gunakan wadah amber atau bungkus botol dengan aluminium foil, dan minimalkan penyinaran ruangan saat menimbang. Larutan induk umumnya disiapkan dalam pelarut organik seperti dimetil sulfoksida atau etanol, lalu dibagi menjadi alikuot kecil dan disimpan beku serta terlindung cahaya agar tidak mengalami siklus beku-cair berulang. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium; hindari kontak dengan kulit karena zat warna sulit dibersihkan. Buang limbah pada wadah organik terpisah.
- Center for Catholic Studies, Seton Hall University (1991). What Father Boyd did in Australia. The Chesterton Review doi:10.5840/chesterton199117120
- Albanese (2002). Initial bromocriptine did not change mortality in early, mild Parkinson's disease. Evidence-Based Medicine doi:10.1136/ebm.7.3.91
- Steedman (2021). And She Did. History Workshop Journal doi:10.1093/hwj/dbab005
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

