3,5-Dichloro-4-formylbenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan penggunaan grup karboksilat dan aldehida. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang dapat diubah menjadi senyawa lain melalui reaksi substitusi, reduksi, atau oksidasi.
Karakteristik utama dari 3,5-Dichloro-4-formylbenzoic Acid adalah keberadaan dua gugus klorin di posisi 3 dan 5, serta gugus aldehida di posisi 4. Struktur ini memberikan fleksibilitas dalam reaksi kimia, karena gugus klorin dapat diubah menjadi berbagai gugus fungsional lainnya, sementara gugus aldehida memberikan reaktivitas yang tinggi. Senyawa ini juga memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti di bidang kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis atau pengembangan material baru. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen tanpa harus mengimpor bahan secara langsung.
- Sintesis senyawa aktif biologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi klorin untuk modifikasi struktur senyawa organik
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi bahan kimia
- Eksperimen kimia organik untuk studi reaktivitas dan mekanisme reaksi
- Pengembangan material baru dengan struktur kompleks dan sifat tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 153203-80-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,5-Dichloro-4-formylbenzoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari paparan langsung dari cahaya matahari atau panas. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering adalah cara yang paling umum. Selama penanganan, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko kontak langsung.
—
