Eicosane (TCI E0003) adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori alkana dengan rumus molekul C₂₀H₄₂. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia sebagai bahan baku atau bahan tambahan untuk sintesis senyawa kompleks. Eicosane memiliki struktur molekul lurus dan tidak memiliki heterosiklik, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia yang membutuhkan kestabilan struktur. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk memperoleh produk akhir yang memiliki sifat tertentu, seperti kestabilan termal atau sifat non-polar.
Eicosane memiliki sifat kimia yang netral, tidak reaktif, dan bersifat non-polar. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam lingkungan reaksi yang membutuhkan kestabilan dan ketahanan terhadap perubahan kimia. Bahan ini juga memiliki titik didih yang tinggi, sehingga cocok untuk aplikasi yang memerlukan kondisi suhu tinggi. Selain itu, karena tidak mengandung gugus fungsi aktif, Eicosane tidak akan bereaksi dengan bahan kimia lain secara tidak terduga, sehingga meminimalkan risiko kesalahan eksperimen.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Eicosane sering digunakan dalam penelitian kimia murni, sintesis senyawa organik, dan pengujian sifat fisika bahan. Bahan ini juga digunakan dalam penelitian tentang sifat permukaan dan karakteristik material. Karena tersedia dalam berbagai varian kemasan, senyawa ini sangat praktis untuk kebutuhan penelitian yang beragam di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks sebagai bahan baku untuk reaksi kimia
- Pengujian sifat fisika bahan seperti titik didih dan kelarutan
- Penelitian tentang struktur molekul dan interaksi kimia
- Pembuatan bahan pelarut non-polar untuk reaksi tertentu
- Pengembangan material dengan sifat termal yang stabil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 112-95-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk padat berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Eicosane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat non-polar dan tidak mudah bereaksi, sehingga wadah yang digunakan harus tahan terhadap bahan kimia dan tidak menyerap kelembapan. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, terutama saat menangani dalam jumlah besar. Karena sifatnya yang tidak reaktif, Eicosane relatif aman dalam penanganan, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Gregorowicz (2003). Solubility of eicosane in supercritical ethane and ethylene. The Journal of Supercritical Fluids doi:10.1016/s0896-8446(02)00158-4
- Jablonkai dkk. (2005). Preparation of ω-functionalized eicosane-phosphate building blocks. Chemistry and Physics of Lipids doi:10.1016/j.chemphyslip.2004.09.016
- Schwickert dkk. (1991). Molecular dynamics in perfluoro-n-eicosane. I. Solid phase behavior and crystal structures. The Journal of Chemical Physics doi:10.1063/1.460931
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
