1-Eicosene (CAS 3452-07-1) adalah sebuah senyawa alifatik yang tergolong dalam kategori senyawa non-heterosiklik. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia untuk membangun struktur molekuler yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, 1-Eicosene berperan sebagai bahan dasar atau building block dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi seperti hidrogenasi, oksidasi, atau reaksi substitusi. Karena sifatnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini menjadi pilihan yang populer di berbagai bidang ilmu seperti kimia organik, farmasi, dan material.
1-Eicosene memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa dengan rantai karbon panjang. Senyawa ini tidak mengandung heteroatom, sehingga memudahkan proses sintesis dan meminimalkan reaksi sampingan. Sifat non-polar dan volatilitas yang rendah membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, 1-Eicosene memiliki stabilitas kimia yang baik, sehingga dapat disimpan dan digunakan dalam jangka waktu yang relatif lama tanpa mengalami degradasi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 1-Eicosene sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa untuk eksperimen yang memerlukan bahan dasar kimia dengan struktur sederhana. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam pendidikan kimia, terutama dalam praktikum yang berkaitan dengan sintesis senyawa organik. Ketersediaannya di pasar lokal dan kualitasnya yang terjamin membuatnya menjadi bahan yang sangat relevan dalam lingkungan laboratorium Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks dengan struktur rantai karbon panjang
- Pengujian reaktivitas senyawa alifatik dalam berbagai kondisi kimia
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa hidrokarbon
- Pembuatan bahan baku untuk produksi bahan kimia industri
- Eksperimen pendidikan dalam bidang kimia organik dan analitik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3452-07-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas |
1-Eicosene harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia dengan tutup rapat. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terhindar dari kontaminasi. Hindari paparan langsung pada kulit dan mata. Jika terkena kulit, bilas dengan air mengalir selama beberapa menit. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Buonomo dkk. (2021). Allergic contact dermatitis due to polyvinylpyrrolidone (PVP)/eicosene copolymer. Contact Dermatitis doi:10.1111/cod.13878
- Smith dkk. (1999). Contact allergy to PVP/eicosene copolymer. Contact Dermatitis doi:10.1111/j.1600-0536.1999.tb06067.x
- Waas dkk. (2018). Allergic contact dermatitis caused by vinylpyrrolidone/eicosene copolymer in a sunscreen. Contact Dermatitis doi:10.1111/cod.13127
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
