4-Ethoxybenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur aldehida dengan gugus etoksi yang menghubungkan rantai aromatik dan gugus karbonil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar (building block) untuk membangun senyawa kompleks lainnya. Karena sifatnya yang reaktif, 4-Ethoxybenzaldehyde menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi seperti kondensasi, reduksi, dan substitusi.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini mudah bereaksi dengan berbagai reagen kimia, sehingga memerlukan pengendalian yang tepat dalam proses sintesis. Sifat ini membuatnya menjadi bahan yang sangat berharga dalam pengembangan senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, 4-Ethoxybenzaldehyde digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian integral dari eksperimen yang bertujuan untuk sintesis senyawa dengan struktur tertentu, baik untuk keperluan akademik maupun industri.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan bahan kimia dalam industri kosmetik dan farmasi
- Reaksi kondensasi untuk pembuatan senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aldehida
- Pengujian katalis dalam reaksi organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10031-82-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya |
4-Ethoxybenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas dan kelembapan. Bahan ini bersifat sensitif terhadap udara dan air, sehingga perlu diperlakukan dengan hati-hati dalam penyimpanan dan penggunaan. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan terhindar dari kontaminasi. Dalam laboratorium, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung.
- Draelos dkk. (2005). Efficacy of 1% 4‐Ethoxybenzaldehyde in Reducing Facial Erythema. Dermatologic Surgery doi:10.1111/j.1524-4725.2005.31735
- Samoľová dkk. (2021). 4-(Diphenylmethoxy)-3-ethoxybenzaldehyde. IUCrData doi:10.1107/s2414314621003564
- Ogbonda-Chukwu dkk. (2022). Green Synthetic Methods for a Schiff Base from 2-Aminopyridine and 4-Ethoxybenzaldehyde. Journal of Applied Sciences and Environmental Management doi:10.4314/jasem.v26i12.17
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
