Phenetole (103-73-1) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu dari senyawa pembangun non-heterosiklik, Phenetole memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat penting dalam sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini sering digunakan dalam reaksi substitusi dan reaksi adisi, terutama dalam pembuatan senyawa aromatik dan turunannya. Karena sifat kimianya yang stabil, Phenetole menjadi pilihan yang populer dalam berbagai eksperimen kimia.
Phenetole memiliki sifat kimia yang tidak reaktif secara berlebihan, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penyimpanan. Senyawa ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memungkinkan penggunaan dalam kondisi laboratorium yang beragam. Karena ketersediaannya yang luas dan kualitasnya yang konsisten, Phenetole sering dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian kimia.
Di laboratorium Indonesia, Phenetole digunakan dalam berbagai bidang ilmu seperti kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian yang memerlukan senyawa dasar untuk sintesis senyawa baru atau modifikasi struktur molekul. Karena kehandalannya, Phenetole menjadi bagian penting dalam peralatan kimia di banyak institusi penelitian dan pendidikan di Indonesia.
Produk TCI terkait
- TCI B5602 654065-52-8 5-Bromo-1,2,3-tris(dodecyloxy)benzene
- TCI B5617 117766-40-2 9,9-Bis(4-methoxyphenyl)-9H-fluorene
- TCI B5643 57234-29-4 1,3-Bis(methoxymethoxy)benzene
- TCI B5697 466639-53-2 3-Bromo-4-iodoanisole
- TCI B6098 2455-43-8 1,4-Bis(4-phenoxyphenoxy)benzene
- TCI B6103 3401-47-6 1-Bromo-2-methoxynaphthalene
- Fenetole digunakan dalam sintesis senyawa aromatik untuk memperoleh produk dengan struktur kompleks.
- Senyawa ini cocok untuk reaksi substitusi halogen pada rantai aromatik karena sifat kimianya yang stabil.
- Fenetole sering dipakai dalam pembuatan senyawa farmakologis sebagai bahan baku awal.
- Bahan ini digunakan dalam penelitian material kimia untuk pengembangan polimer dan komposit.
- Fenetole juga diterapkan dalam analisis kimia untuk standarisasi reagen dan kalibrasi alat.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 103-73-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung. |
Phenetole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tidak bereaksi dengan senyawa ini. Dalam penggunaan, perlu diperhatikan kehati-hatian dalam penanganan karena senyawa ini bisa bersifat iritatif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat melakukan eksperimen. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan senyawa ini dalam jangka waktu yang lebih lama.
- Alkhaldi dkk. (2016). Densities, ultrasonic speeds and refractive indices of phenetole with N-methyl-2-pyrrolidone, N,N-dimethylformamide and tetrahydrofuran binary mixtures at different temperatures. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2016.07.032
- Chen dkk. (2012). Study on the Refinement of Phenetole. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.557-559.1447
- Ramanathan dkk. (2006). Conformation and laser-induced fluorescence spectroscopy of phenetole in supersonic jet. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2006.06.068
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
