TCI E0064 Ethylbenzene merupakan senyawa hidrokarbon aromatik sederhana yang tersusun dari satu cincin benzena dengan gugus etil terikat padanya, dan hadir sebagai cairan bening tak berwarna dengan aroma aromatik khas. Di lingkungan laboratorium, bahan ini menempati posisi penting sebagai blok bangunan non-heterosiklik yang menjadi titik awal berbagai reaksi substitusi aromatik, oksidasi, maupun dehidrogenasi. Peranannya tidak berhenti pada sintesis saja; ethylbenzene juga rutin dipakai sebagai pelarut organik non-polar dan sebagai senyawa acuan pada pekerjaan analitik yang melibatkan pemisahan campuran hidrokarbon aromatik.
Karakteristik yang membuat ethylbenzene dipilih terletak pada kombinasi kereaktifan yang terukur dan sifat fisik yang mudah dikelola. Cincin aromatiknya cukup kaya elektron sehingga responsif terhadap reaksi substitusi elektrofilik, sementara gugus etil pada sisi rantai menyediakan posisi benzilik yang rentan terhadap oksidasi maupun halogenasi radikal, sehingga membuka dua jalur transformasi berbeda dari satu molekul yang sama. Sebagai pelarut, sifatnya yang non-polar dan tidak mudah bercampur dengan air memudahkan tahap ekstraksi dan pemisahan fasa. Ketersediaan dalam kemasan 25mL dan 500mL juga memberi keleluasaan antara pekerjaan skala uji dan kebutuhan berulang.
Bagi laboratorium di Indonesia, ethylbenzene lazim ditemukan pada laboratorium kimia organik perguruan tinggi, pusat penelitian polimer, serta laboratorium pengujian lingkungan dan minyak bumi yang menganalisis kandungan senyawa BTEX. Kemasan kecil 25mL cocok bagi praktikum dan penelitian mahasiswa yang memerlukan porsi terbatas, sedangkan kemasan 500mL menopang laboratorium industri dan jasa analisis yang menjalankan pengujian secara rutin sepanjang tahun.
- Sintesis organik skala laboratorium: cincin aromatik dan posisi benzilik yang reaktif menjadikannya bahan awal serbaguna untuk membangun kerangka molekul yang lebih rumit.
- Pelarut reaksi non-polar: sifatnya yang tidak bercampur dengan air memudahkan pemisahan fasa dan pengambilan kembali produk organik setelah reaksi selesai.
- Baku pembanding analisis BTEX: sebagai salah satu anggota kelompok senyawa aromatik ringan, bahan ini dipakai untuk mengkalibrasi respons instrumen pada analisis air dan udara.
- Studi reaksi oksidasi benzilik: rantai etil pada posisi samping memberi model sederhana untuk mempelajari selektivitas oksidator terhadap ikatan C–H benzilik.
- Penelitian bahan baku polimer: perannya sebagai prekursor monomer vinil aromatik membuatnya relevan pada kajian jalur sintesis dan katalisis dehidrogenasi di laboratorium.
| Merek | TCI (kode produk E0064) |
|---|---|
| Nomor CAS | 100-41-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL dan 500mL |
| Bentuk fisik | cairan tak berwarna dengan bau aromatik |
| Penyimpanan | simpan pada wadah tertutup rapat di area sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber api |
Ethylbenzene termasuk cairan mudah terbakar sehingga penyimpanannya sebaiknya dilakukan di lemari khusus bahan mudah menyala, jauh dari percikan api, permukaan panas, dan bahan pengoksidasi kuat. Gunakan wadah kaca atau logam yang tertutup rapat dan diberi label jelas, serta hindari wadah plastik yang tidak tahan pelarut aromatik. Seluruh penuangan dan pemipetan sebaiknya dikerjakan di dalam lemari asam dengan pelindung mata, sarung tangan tahan pelarut, dan jas laboratorium. Uapnya lebih berat dari udara dan dapat terkumpul di bagian bawah ruangan, sehingga ventilasi yang baik serta wadah yang tidak dibiarkan terbuka menjadi kunci keselamatan kerja sehari-hari.
- Habib (2022). Insight into the methylene C–H bond cleavage of ethylbenzene during ethylbenzene hydroxylation using EBDH as a catalyst, a DFT study. Canadian Journal of Chemistry doi:10.1139/cjc-2022-0033
- Luttrell dkk. (2011). Ethylbenzene. Journal of Chemical Health & Safety doi:10.1016/j.jchas.2010.11.005
- VASIL'EV dkk. (1995). ChemInform Abstract: Catalyst for a Simultaneous Synthesis of Xylenes and Ethylbenzene.. ChemInform doi:10.1002/chin.199541095
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
