Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1632-16-2

2-Ethyl-1-hexene TCI E0124

2-Ethyl-1-hexene TCI E0124

Identitas Kimia

No. CAS
1632-16-2
PubChem
CID 15404·SID 87569423
Rumus molekul
C8H16
Berat molekul
112.22 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-methylideneheptane
SMILES
CCCCC(=C)CC
InChIKey
XTVRLCUJHGUXCP-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00027242
Harga reguler Rp 4.213.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.213.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E0124 2-Ethyl-1-hexene adalah alkena bercabang berantai delapan karbon dengan ikatan rangkap terminal yang bertetangga dengan cabang etil, sehingga tergolong olefin 1,1-tersubstitusi. Struktur ini menempatkannya sebagai building block hidrokarbon murni tanpa gugus fungsi polar, yang berguna ketika peneliti memerlukan tempat reaksi berupa ikatan rangkap saja. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai substrat model pada reaksi adisi, hidroformilasi, epoksidasi, dan polimerisasi, serta sebagai bahan pembanding pada analisis kromatografi hidrokarbon.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah pola substitusi ikatan rangkapnya yang khas. Karena karbon terminalnya tidak tersubstitusi sementara karbon dalamnya mengikat dua gugus alkil, senyawa ini memberikan regioselektivitas yang jelas pada reaksi adisi menurut kaidah Markovnikov maupun pada reaksi anti-Markovnikov. Kerangkanya yang nonpolar membuatnya bercampur baik dengan pelarut hidrokarbon dan tidak mengganggu katalis yang sensitif terhadap gugus protik. Sebagai olefin bercabang, ia juga menjadi comonomer menarik pada kajian polimerisasi karena percabangannya memengaruhi kristalinitas dan sifat mekanik polimer hasil.

Laboratorium Indonesia umumnya memakai bahan ini pada riset katalisis dan petrokimia di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian energi, serta pada laboratorium analisis yang menyiapkan standar hidrokarbon untuk kromatografi gas. Kemasan 10 mL dan 25 mL yang keduanya berukuran kecil memang sesuai dengan pola pemakaian tersebut, yaitu percobaan katalitik skala mikro dan penyiapan larutan standar yang tidak menuntut volume besar.

  • Substrat model reaksi katalisis olefin, karena ikatan rangkap 1,1-tersubstitusinya memberi pola regioselektivitas yang jelas untuk mengevaluasi kinerja katalis baru.
  • Bahan uji hidroformilasi dan hidrogenasi, sebab strukturnya bercabang sehingga membantu peneliti mengukur pengaruh hambatan sterik terhadap laju dan selektivitas reaksi.
  • Comonomer pada kajian polimerisasi olefin, karena percabangan etilnya memengaruhi kristalinitas dan sifat mekanik polimer yang terbentuk secara terukur.
  • Bahan pembanding analisis kromatografi gas, dipakai untuk menetapkan waktu retensi dan mengidentifikasi olefin bercabang pada cuplikan campuran hidrokarbon.
  • Substrat percobaan epoksidasi dan adisi elektrofilik, karena tidak adanya gugus fungsi lain membuat reaksi terfokus hanya pada ikatan rangkap karbon.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 1632-16-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 10 mL dan 25 mL
Bentuk fisik cairan (dikemas berdasarkan volume)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, berventilasi, dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber api

Simpan pada lemari bahan mudah menyala yang sejuk dan berventilasi baik, jauh dari nyala api, percikan listrik, permukaan panas, serta sinar matahari langsung. Gunakan wadah asli yang tertutup rapat dan buka hanya di dalam lemari asam karena hidrokarbon ringan mudah menguap dan uapnya dapat membentuk campuran yang mudah menyala dengan udara. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jauhkan dari oksidator kuat. Untuk olefin, penyimpanan dingin membantu menekan pembentukan produk oksidasi, dan penakaran sebaiknya memakai alat gelas yang bersih serta kering.

—