N-Ethyl-p-toluidine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa non-heterosiklik yang sering digunakan dalam pembuatan senyawa kompleks dan produk kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reaktan atau bahan intermediet yang membantu dalam proses sintesis berbagai senyawa organik.
N-Ethyl-p-toluidine memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reaktan lainnya, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai aplikasi kimia. Senyawa ini juga memiliki aroma khas yang memudahkan identifikasi visual, meskipun harus diperhatikan dalam penggunaannya karena sifatnya yang volatil. Karena sifatnya yang mudah menguap, senyawa ini harus disimpan dengan hati-hati dan dalam wadah yang tertutup rapat.
Di laboratorium Indonesia, N-Ethyl-p-toluidine sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan penelitian di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset, terutama dalam bidang kimia organik dan sintesis senyawa kompleks.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk keperluan penelitian kimia organik
- Reaksi substitusi pada rantai alkil untuk pembuatan senyawa baru
- Pembuatan bahan intermediet dalam produksi bahan kimia industri
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia tertentu
- Penelitian tentang sifat kimia dan struktur molekul senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 622-57-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung |
N-Ethyl-p-toluidine harus disimpan dalam wadah yang rapat dan terlindung dari paparan udara bebas serta sumber panas. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia, yang berlabel jelas dan terkunci. Dalam penggunaan, perlu memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bersifat volatil dan mungkin mengiritasi kulit atau mata. Harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan inhalasi uapnya.
- Montgomery dkk. (1992). Acute Toxicologic Evaluation of Hydroxyethyl Ethyl Toluidine (HEET). Journal of the American College of Toxicology doi:10.3109/10915819209142070
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
