Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 620-14-4

3-Ethyltoluene TCI E0185

3-Ethyltoluene TCI E0185
Harga reguler Rp 1.830.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.830.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E0185 3-Ethyltoluene adalah hidrokarbon aromatik cair dengan gugus etil dan gugus metil yang terpisah oleh satu atom karbon cincin, yakni berada pada posisi meta satu sama lain. Senyawa ini merupakan salah satu isomer alkilbenzena C9 yang paling banyak ditemui pada fraksi aromatik berat hasil penyulingan minyak bumi. Di laboratorium, perannya utama adalah sebagai senyawa rujukan analitik, substrat model dalam penelitian katalisis, serta pelarut aromatik untuk reaksi yang memerlukan medium nonpolar dengan titik didih relatif tinggi.

Sifat yang menjadikannya penting adalah susunan meta yang memberi ruang gerak lebih longgar dibanding isomer orto, sekaligus menghasilkan pola spektrum dan waktu retensi yang berbeda dari isomer para. Karena ketiga isomer etiltoluena memiliki massa molekul yang sama, spektrometri massa saja tidak cukup untuk membedakannya, sehingga keberadaan senyawa rujukan masing-masing isomer menjadi syarat mutlak dalam identifikasi yang meyakinkan. Sifat nonpolar, kestabilan kimia yang baik pada kondisi lazim, serta ketercampuran penuh dengan pelarut organik nonpolar menjadikannya mudah digunakan di berbagai jenis percobaan tanpa perlakuan khusus yang rumit.

Di laboratorium Indonesia, 3-Ethyltoluene banyak dipakai pada laboratorium pengujian bahan bakar, laboratorium lingkungan, dan laboratorium riset katalisis di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Kemasan 5 mL menjawab kebutuhan penyiapan larutan standar yang volumenya kecil namun harus selalu tersedia, sementara kemasan 25 mL sesuai untuk pemakaian sebagai substrat reaksi maupun pelarut dalam rangkaian percobaan yang berkelanjutan.

  • Standar rujukan analisis kromatografi gas, karena identifikasi isomer etiltoluena memerlukan pembanding tersendiri yang tidak dapat digantikan oleh data spektrometri massa saja.
  • Substrat penelitian isomerisasi dan transalkilasi, sebab posisi meta merupakan susunan yang secara termodinamika penting dalam kajian keseimbangan produk alkilbenzena.
  • Pelarut aromatik untuk reaksi organik bersuhu sedang, karena sifat nonpolar dan kestabilannya memungkinkan pemanasan tanpa gangguan reaksi samping berarti.
  • Substrat uji oksidasi benzilik selektif, mengingat gugus metil dan gugus etil bereaksi dengan laju berbeda sehingga selektivitas suatu sistem dapat dinilai.
  • Bahan pembanding pada pemantauan pencemaran hidrokarbon aromatik, karena senyawa ini merupakan komponen lazim pada sampel yang terkait produk minyak bumi.

Merek TCI
Nomor CAS 620-14-4
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 mL dan 25 mL
Bentuk fisik cairan (dipasok dalam satuan volume mililiter)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan berventilasi baik, jauh dari sumber api, sesuai anjuran label pemasok

Simpan 3-Ethyltoluene dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada lemari bahan mudah terbakar yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Hidrokarbon aromatik ini mudah terbakar sehingga harus dijauhkan dari nyala api, percikan listrik, permukaan panas, serta oksidator kuat. Lakukan pemindahan cairan di dalam lemari asam dengan sarung tangan tahan pelarut, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, karena uapnya dapat mengiritasi saluran pernapasan. Gunakan peralatan kaca atau bahan yang kompatibel, sebab pelarut aromatik dapat merusak sebagian plastik. Tampung sisa bahan pada wadah limbah pelarut organik dan jangan membuangnya ke saluran air.

  • Pizarro dkk. (2009). Binary Diffusion Coefficients of 2-Ethyltoluene, 3-Ethyltoluene, and 4-Ethyltoluene in Supercritical Carbon Dioxide. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je800738n
  • Sapota dkk. (1995). The disposition and metabolism of 2-ethyltoluene and 3-ethyltoluene in rats. Toxicology Letters doi:10.1016/0378-4274(95)94928-a
  • Sapota (1995). The Disposition and Metabolism of 2-Ethyltoluene and 3-Ethyltoluene in Rats. Toxicology Letters doi:10.1016/03784-2749(59)4928a-

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.