Ethyl Isobutyl Ketone (EIK) adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, EIK sering digunakan sebagai reaktan dalam reaksi substitusi, oksidasi, dan reduksi. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Ethyl Isobutyl Ketone memiliki struktur molekuler yang stabil namun sangat reaktif, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia. Senyawa ini bersifat volatil dan mudah menguap, sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati. Sifat volatilitasnya membuatnya ideal untuk reaksi yang membutuhkan kondisi vakum atau suhu rendah. Selain itu, EIK memiliki titik didih yang tinggi, sehingga memungkinkan penggunaan dalam reaksi yang memerlukan suhu tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Ethyl Isobutyl Ketone digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi bagian integral dalam penelitian sintesis senyawa kompleks, termasuk dalam pengembangan bahan kimia baru dan aplikasi industri. Ketersediaannya yang terbatas memerlukan pengelolaan yang tepat agar dapat digunakan secara optimal.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan bahan kimia baru
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa heterosiklik
- Oksidasi untuk menghasilkan senyawa karbonil yang lebih kompleks
- Reduksi dalam proses sintesis senyawa dengan struktur tertentu
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 623-56-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethyl Isobutyl Ketone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat volatilnya, bahan ini harus ditangani dalam ruang dengan ventilasi yang baik untuk menghindari paparan uap. Penggunaan masker dan sarung tangan yang tepat sangat dianjurkan untuk melindungi dari paparan langsung. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Strickland (1993). Methyl Ethyl Ketone and Methyl Isobutyl Ketone Not Carcinogenic. Environmental Health Perspectives doi:10.2307/3431636
- Legator (1993). [Methyl Ethyl Ketone and Methyl Isobutyl Ketone Not Carcinogenic]: Response. Environmental Health Perspectives doi:10.2307/3431637
- Strickland (1993). Methyl ethyl ketone and methyl isobutyl ketone not carcinogenic.. Environmental Health Perspectives doi:10.1289/ehp.93101566a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
