Ethylene Glycol Monoisobutyl Ether (EGMIB) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaktivitas tinggi, sehingga menjadi bahan baku penting dalam pembuatan senyawa organik. Dalam laboratorium, EGMIB sering digunakan sebagai pelarut atau sebagai komponen dalam reaksi substitusi dan reaksi penggabungan.
Salah satu keunggulan utama dari EGMIB adalah sifat polar dan volatilitasnya yang moderat. Sifat ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai kondisi reaksi, baik dalam pelarut campuran maupun dalam reaksi yang memerlukan kontrol suhu. Selain itu, EGMIB tidak bersifat korosif dan relatif stabil dalam kondisi normal, sehingga memudahkan penggunaannya dalam berbagai aplikasi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, EGMIB digunakan secara luas dalam penelitian kimia dan industri farmasi. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya yang relatif mudah, serta kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang kompleks. Penggunaannya juga didukung oleh kebijakan penelitian yang mengutamakan penggunaan bahan kimia yang aman dan efisien.
- Sebagai pelarut dalam sintesis senyawa organik kompleks
- Dalam reaksi substitusi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur spesifik
- Sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa farmakologis
- Digunakan dalam proses pemurnian senyawa kimia melalui distilasi
- Dalam penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4439-24-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
EGMIB harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat volatil, wadah harus terkunci dan tidak terbuka secara tidak sengaja. Dalam penanganan, gunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan uap.
- Kim dkk. (2012). Measurement and correlation of vapor–liquid equilibra for cyclohexane+ethylene glycol monoisopropyl ether and cyclohexane+ethylene glycol monoisobutyl ether systems. Journal of Industrial and Engineering Chemistry doi:10.1016/j.jiec.2011.11.022
- Wu dkk. (2006). The Pressure- and Temperature-Induced Wetting Transitions in the Binary Water + Ethylene Glycol Monoisobutyl Ether Mixture. The Journal of Physical Chemistry B doi:10.1021/jp061093v
- Shakoor Shar dkk. (2023). Development of PLA/Lignin Bio-Composites Compatibilized by Ethylene Glycol Diglycidyl Ether and Poly (ethylene glycol) Diglycidyl Ether. Polymers doi:10.3390/polym15204049
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
