Sodium Heptanoate (TCI E0009 10051-45-3) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang biokimia dan lipid. Bahan ini merupakan garam natrium dari asam heptanoat, yang merupakan senyawa organik dengan rantai karbon yang panjang. Sodium Heptanoate memiliki peran penting dalam penelitian terkait struktur lipid, proses metabolisme, serta analisis komponen biologis. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku atau reagen dalam sintesis senyawa lain, serta dalam pengujian sifat fisik dan kimia senyawa organik.
Sodium Heptanoate memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas terkendali. Selain itu, bahan ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai senyawa organik dan anorganik, sehingga memperluas lingkup aplikasinya. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah diatur, Sodium Heptanoate juga menjadi bahan yang aman untuk digunakan dalam berbagai skala penelitian.
Di laboratorium Indonesia, Sodium Heptanoate sering digunakan dalam penelitian bidang biokimia, farmasi, dan lingkungan. Bahan ini menjadi bagian dari proses analisis komponen lipid dalam sampel biologis, serta dalam pengembangan produk kosmetik dan farmasi. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh peneliti dan institusi pendidikan di Indonesia.
- Penelitian tentang struktur dan sifat lipid dalam biokimia
- Sintesis senyawa organik dalam laboratorium kimia
- Pengujian sifat fisik dan kimia senyawa organik
- Analisis komponen lipid dalam sampel biologis
- Pengembangan produk kosmetik dan farmasi yang memanfaatkan sifat lipid
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10051-45-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Sodium Heptanoate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terhindar dari paparan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- Rocca dkk. (2001). Inhibition of copper aqueous corrosion by non-toxic linear sodium heptanoate: mechanism and ECAFM study. Journal of Electroanalytical Chemistry doi:10.1016/s0022-0728(01)00384-9
- López-Colom dkk. (2019). Response of gastrointestinal fermentative activity and colonic microbiota to protected sodium butyrate and protected sodium heptanoate in weaned piglets challenged with ETEC F4+. Archives of Animal Nutrition doi:10.1080/1745039x.2019.1641376
- López-Colom dkk. (2020). Impact of in-feed sodium butyrate or sodium heptanoate protected with medium-chain fatty acids on gut health in weaned piglets challenged withEscherichia coliF4+. Archives of Animal Nutrition doi:10.1080/1745039x.2020.1726719
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
