Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 14312-89-1

Methyl Tridecafluoroheptanoate TCI M1914

Methyl Tridecafluoroheptanoate TCI M1914

Identitas Kimia

No. CAS
14312-89-1
PubChem
CID 526471·SID 87559871
Rumus molekul
C8H3F13O2
Berat molekul
378.09 g/mol
Kemurnian
>96.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl 2,2,3,3,4,4,5,5,6,6,7,7,7-tridecafluoroheptanoate
SMILES
COC(=O)C(C(C(C(C(C(F)(F)F)(F)F)(F)F)(F)F)(F)F)(F)F
InChIKey
JHROQORAJUWVCD-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.510.950,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.510.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Methyl Tridecafluoroheptanoate dari TCI dengan kode katalog M1914 adalah ester metil berantai tujuh karbon yang bagian alkilnya terfluorinasi secara penuh. Senyawa ini merupakan anggota keluarga perfluoroalkil ester dengan rantai fluorous terpanjang di antara homolog sejenis yang umum tersedia untuk skala laboratorium. Sebagai fluorinated building block, bahan ini menyediakan fragmen perfluoroheptil yang dapat dipindahkan ke molekul target melalui transformasi gugus ester, sehingga peneliti memperoleh akses cepat menuju turunan berantai fluor panjang tanpa harus membangunnya dari awal.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah pengaruh rantai perfluorinasi yang semakin kuat seiring bertambahnya panjang rantai. Semakin panjang segmen fluorous, semakin rendah energi permukaan material yang dihasilkan, semakin besar kecenderungan molekul berorientasi di antarmuka, dan semakin tinggi afinitasnya terhadap pelarut kaya fluor. Hal ini menjadikan senyawa ini sangat bernilai bagi riset pelapis pelindung, surfaktan kinerja tinggi, dan strategi pemisahan fluorous. Gugus ester metilnya tetap reaktif karena diaktifkan oleh efek penarik elektron rantai fluor, sehingga reduksi menjadi alkohol fluorous maupun konversi menjadi amida berlangsung dengan lancar pada kondisi yang lazim.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa ini pada penelitian material permukaan, kimia antarmuka, pengembangan pelapis khusus, dan sintesis organik lanjut di perguruan tinggi serta lembaga riset. Kemasan 5 g mendukung tahap penapisan awal dan optimasi kondisi reaksi, sedangkan kemasan 25 g sesuai untuk penelitian yang telah memasuki tahap replikasi, karakterisasi lanjutan, atau pembuatan bahan dalam jumlah yang lebih besar.

Brosur TCI (PDF)

  • Bahan awal sintesis alkohol dan amida perfluoroheptil, karena gugus esternya teraktivasi sehingga bereaksi lancar dengan reagen pereduksi maupun amina nukleofilik.
  • Reagen penelitian pelapis pelindung berenergi permukaan sangat rendah, sebab rantai fluorous panjangnya menghasilkan penolakan air dan minyak yang lebih kuat.
  • Prekursor surfaktan fluorous kinerja tinggi, karena segmen perfluoroheptilnya mendorong orientasi molekul di antarmuka dan menurunkan tegangan permukaan secara efektif.
  • Label pemisahan dalam fluorous chemistry, sebab afinitas rantai fluor yang tinggi memudahkan pemurnian produk melalui fase diam atau pelarut berfluor.
  • Bahan kajian hubungan panjang rantai dan sifat material, karena dapat dibandingkan langsung dengan homolog berkarbon lebih pendek dalam satu rangkaian percobaan.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog M1914
Nomor CAS 14312-89-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan udara

Simpan ester perfluorinasi ini dalam wadah kaca tertutup rapat dan tempatkan di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, serta memiliki ventilasi memadai. Karena gugus ester yang teraktivasi mudah terhidrolisis, hindari paparan terhadap uap air dan pastikan wadah tertutup rapat segera setelah pemakaian; penyimpanan tambahan di dalam desikator dapat membantu menjaga mutu bahan. Lakukan pemindahan cairan di dalam lemari asam menggunakan syringe atau pipet kaca agar uap tidak terhirup. Kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta jauhkan bahan dari basa kuat maupun sumber panas.

—