1-Eicosanol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen penting dalam pembentukan senyawa organik. Dalam laboratorium, 1-Eicosanol sering digunakan sebagai bahan bantu untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks, terutama dalam sintesis senyawa dengan rantai karbon panjang.
1-Eicosanol memiliki sifat kimia yang stabil dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi substitusi dan reaksi penggabungan. Selain itu, senyawa ini memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan dalam prosedur laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 1-Eicosanol digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik, analisis senyawa kompleks, dan pengembangan produk kimia baru. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang relevan.
- Sintesis senyawa organik kompleks membutuhkan bahan dasar seperti 1-Eicosanol untuk membangun struktur molekul.
- Reaksi substitusi pada rantai karbon panjang memanfaatkan sifat kimia stabil dari 1-Eicosanol.
- Pengembangan produk kimia baru sering kali melibatkan penggunaan 1-Eicosanol sebagai bahan bantu dalam proses sintesis.
- Analisis senyawa kompleks membutuhkan bahan yang dapat berikatan dengan berbagai grup fungsional, seperti 1-Eicosanol.
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa dengan rantai karbon panjang sering kali menggunakan 1-Eicosanol sebagai bahan dasar.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 629-96-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk atau kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara bebas |
1-Eicosanol harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap reaksi kimia dan tidak menyerap kelembapan. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan bebas dari partikel asing. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Fu dkk. (2026). Surface Coating of Sodium Borohydride Particles with Eicosanol for Enhanced Anti-Hygroscopic Performance. Particuology doi:10.1016/j.partic.2026.09.002
- Overbeck dkk. (1993). Visualization of first- and second-order phase transitions in eicosanol monolayers using Brewster angle microscopy. Langmuir doi:10.1021/la00026a032
- Boudouh dkk. (2017). Solid-liquid equilibria of eicosane, tetracosane or biphenyl + 1-octadecanol, or + 1-eicosanol mixtures. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2017.03.012
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
