Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 111-87-5

1-Octanol TCI O0036

1-Octanol TCI O0036
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Octanol, juga disebut n-oktanol, adalah alkohol primer dengan rantai lurus delapan karbon. Senyawa ini termasuk bahan kimia yang paling dikenal di laboratorium kimia fisik dan farmasi. Perannya yang paling terkenal adalah sebagai fase organik dalam penentuan koefisien partisi oktanol–air (log P). Parameter ini menjadi acuan standar untuk menilai lipofilisitas obat, pestisida, dan polutan. TCI menyediakan 1-Octanol sebagai building block non-heterosiklik yang juga serbaguna untuk sintesis turunan oktil.

1-Octanol dipilih karena sifatnya menyerupai membran lipid: ia memiliki gugus hidroksil polar di satu ujung dan rantai hidrokarbon panjang yang nonpolar. Karena itu sistem oktanol–air dianggap model yang baik untuk memperkirakan cara suatu senyawa berpindah antara lingkungan berair dan lingkungan berlemak. Kelarutannya dalam air sangat terbatas, sehingga dua fase terpisah dengan jelas. Dari sisi sintesis, gugus alkohol primernya mudah dioksidasi, diesterifikasi, atau diubah menjadi halida dan eter.

Di Indonesia, 1-Octanol banyak dibutuhkan laboratorium farmasi dan kimia medisinal yang menentukan sifat fisikokimia kandidat obat. Laboratorium lingkungan juga memakainya untuk mengkaji perilaku polutan organik. Selain itu, kampus kimia memakainya untuk praktikum partisi dan sintesis ester. Kemasan 25mL cocok untuk pengujian log P skala kecil, sedangkan 500mL cocok untuk laboratorium dengan volume pengujian tinggi.

  • Penentuan koefisien partisi oktanol–air: 1-oktanol adalah pelarut acuan standar untuk metode shake-flask dalam mengukur lipofilisitas senyawa obat maupun bahan kimia lingkungan.
  • Sintesis ester oktil: gugus hidroksil primer bereaksi dengan asam atau turunannya membentuk ester oktil yang dipakai dalam riset aroma, pelumas, dan pemlastis.
  • Oksidasi menjadi oktanal atau asam oktanoat: sebagai alkohol primer sederhana, senyawa ini ideal sebagai substrat model untuk menguji kinerja katalis dan reagen oksidasi.
  • Studi toksikologi lingkungan: nilai partisi yang diperoleh dengan oktanol dipakai untuk memperkirakan bioakumulasi polutan organik dalam organisme dan sedimen.
  • Praktikum kimia fisik: dua fase yang terpisah jelas memudahkan mahasiswa memahami konsep distribusi zat terlarut dan ekstraksi cair–cair secara langsung.

Merek TCI
Nomor CAS 111-87-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL, 500mL
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan berventilasi, jauh dari oksidator dan api

Simpan 1-Octanol di wadah aslinya yang tertutup rapat, di ruangan yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, api terbuka, dan oksidator kuat. Untuk pengujian log P, laboratorium biasanya menjenuhkan oktanol dengan air, dan air dengan oktanol, sebelum digunakan. Simpan oktanol yang sudah dijenuhkan dalam wadah terpisah yang diberi label jelas. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium karena bahan dapat mengiritasi mata. Buang limbah sebagai limbah organik non-halogen dan rujuk SDS dari TCI.

  • Ruelle dkk. (1998). The Hydrophobic Effect. 3. A Key Ingredient in Predicting n-Octanol–Water Partition Coefficients. Journal of Pharmaceutical Sciences doi:10.1021/js9703030
  • Kudrova dkk. (2005). Extraction of Lanthanide(III) Nitrates from Aqueous Solutions with Mixtures n-Octanol-Decane, Tri-n-butyl Phosphate-n-Octanol, and Diisoamyl Methylphosphonate-n-Octanol. Radiochemistry doi:10.1007/s11137-005-0086-6
  • Machatha dkk. (2004). Estimation of the ethanol/water solubility profile from the octanol/water partition coefficient. International Journal of Pharmaceutics doi:10.1016/j.ijpharm.2004.08.005

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.