(R)-Epichlorohydrin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis organik, terutama dalam reaksi asimetris yang memerlukan kontrol stereokimia. Bahan ini memiliki struktur epoksida yang sangat reaktif, sehingga menjadi bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks dengan struktur asimetris. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (chiral building block) untuk sintesis senyawa farmakologis, polimer, dan bahan kimia lainnya yang memiliki aktivitas spesifik.
(R)-Epichlorohydrin memiliki sifat kimia yang sangat stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai reaksi kimia seperti nucleophilic attack. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru. Senyawa ini juga memiliki sifat non-toxis yang relatif rendah dibandingkan senyawa epoksida lainnya, sehingga memudahkan penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memperhatikan keselamatan.
Di laboratorium Indonesia, (R)-Epichlorohydrin digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya, kualitasnya, dan kecocokannya dengan berbagai metode sintesis yang umum digunakan.
- Sintesis senyawa asimetris untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya dalam membentuk struktur stereokimia tertentu.
- Reaksi epoksida dengan nucleofil untuk pembentukan senyawa heterosiklik yang memiliki aktivitas biologis.
- Pembuatan polimer biodegradable dengan struktur asimetris yang memengaruhi sifat mekanik dan kimia material.
- Penelitian tentang reaktivitas epoksida dalam kondisi berbeda untuk memahami mekanisme reaksi kimia.
- Pengembangan bahan kimia berbasis chiral untuk aplikasi dalam industri farmasi dan kosmetik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51594-55-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
(R)-Epichlorohydrin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini memiliki sifat reaktif dan bisa menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata.
- Almena dkk. (2015). Technoeconomic Analysis of the Production of Epichlorohydrin from Glycerol. Industrial & Engineering Chemistry Research doi:10.1021/acs.iecr.5b02555
- Ono dkk. (1990). Preparation of new acetal type cleavable surfactants from epichlorohydrin. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo00301a048
- Şen dkk. (2026). Preparation and characterisation of high damping poly(epichlorohydrin) (CO) and poly(epichlorohydrin- co -ethylene oxide- co -allyl glycidyl ether) (GECO) elastomers: II. effect of resin type and liquid butadiene rubber (LBR) on damping properties. Plastics, Rubber and Composites: Macromolecular Engineering doi:10.1177/14658011251415361
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
