(E)-Ethyl Stilbene-4-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik sebagai bahan baku atau struktur dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia yang berfokus pada pembuatan senyawa aromatik dan turunannya. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai komponen yang dapat bereaksi dengan berbagai reagen untuk menghasilkan produk akhir yang memiliki struktur spesifik.
(E)-Ethyl Stilbene-4-carboxylate memiliki struktur molekul yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi substitusi, hidrolisis, atau reaksi katalitik. Karena memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, senyawa ini juga mudah dilarutkan dan digunakan dalam berbagai eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi pendidikan dan perusahaan riset menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru atau memperbaiki proses sintesis yang ada. Ketersediaannya dalam bentuk kecil seperti 1g dan 5g memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa dengan struktur spesifik
- Pengujian katalitik untuk mengevaluasi efisiensi reagen dan kondisi reaksi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam lingkungan laboratorium
- Pemrosesan senyawa untuk aplikasi dalam bidang material dan kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 109463-48-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
(E)-Ethyl Stilbene-4-carboxylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, senyawa ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering adalah cara yang paling umum untuk menjaga kualitas dan kestabilan senyawa ini.
—
