TCI E0680 1-Ethyl-3-methylimidazolium Dicyanamide adalah cairan ionik (ionic liquid) yang tersusun dari kation imidazolium bersubstituen etil dan metil serta anion disianamida. Berbeda dengan garam anorganik biasa yang meleleh pada suhu sangat tinggi, senyawa ini berwujud cair pada suhu ruang sehingga dikenal sebagai room temperature ionic liquid. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai pelarut alternatif, media reaksi, sekaligus elektrolit yang dapat menggantikan pelarut organik konvensional yang mudah menguap dan mudah terbakar, khususnya pada riset kimia hijau, elektrokimia, dan pemisahan.
Karakteristik yang membuat bahan ini banyak dipilih adalah kombinasi tekanan uap yang sangat rendah, jendela stabilitas elektrokimia yang lebar, serta konduktivitas ionik intrinsik tanpa perlu penambahan garam pendukung. Anion disianamida dikenal memberikan viskositas yang relatif rendah dibandingkan cairan ionik berbasis anion fluorinasi, sehingga perpindahan massa dan ion berlangsung lebih lancar di dalam sel elektrokimia maupun reaktor skala kecil. Sifatnya yang dapat melarutkan beragam senyawa organik, anorganik, hingga polimer alami membuatnya fleksibel dipakai sebagai media pelarutan yang sulit dicapai pelarut biasa, sementara sifat non-volatilnya menekan kehilangan pelarut selama reaksi berlangsung lama.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini umum ditemukan pada kelompok riset universitas dan lembaga penelitian yang menggeluti baterai, superkapasitor, sel surya tersensitisasi zat warna, serta pengolahan biomassa seperti selulosa dan lignin yang melimpah di dalam negeri. Kemasan kecil 1 g dan 5 g sangat sesuai untuk tahap penapisan kondisi reaksi, optimasi formulasi elektrolit, dan penyusunan data awal publikasi, tanpa memaksa laboratorium menyimpan stok besar bahan bernilai tinggi yang belum tentu terpakai habis.
Brosur TCI (PDF)
- Ionic Liquids 2026-06-08 · hal. 8
Produk TCI terkait
- 1-Butyl-3-methylimidazolium Dicyanamide, CAS 448245-52-1, TCI B5447
- 1-Butyl-3-methylimidazolium Tricyanomethanide, CAS 878027-73-7, TCI B5487
- 1-Butyl-3-methylimidazolium Thiocyanate, CAS 344790-87-0, TCI B4091
- 1-Butyl-3-methylimidazolium Tribromide, CAS 820965-08-0, TCI B3596
- 1-Butyl-3-methylimidazolium Trifluoro(trifluoromethyl)borate, CAS 741677-68-9, TCI B3542
- 1-Butyl-3-methylimidazolium Methanesulfonate, CAS 342789-81-5, TCI B3231
- Elektrolit sel elektrokimia: berperan sebagai media penghantar ion dengan jendela potensial lebar sehingga pengujian baterai, superkapasitor, dan voltametri dapat dijalankan tanpa pelarut organik yang mudah menguap.
- Media reaksi kimia hijau: menggantikan pelarut organik konvensional pada sintesis organik karena tekanan uapnya sangat rendah, sehingga emisi uap pelarut ke udara laboratorium dapat ditekan secara signifikan.
- Pelarutan dan pengolahan biomassa: membantu melarutkan selulosa serta material polimer alami yang sukar larut, menjadikannya alat penting pada riset valorisasi limbah pertanian dan pengembangan material terbarukan.
- Media ekstraksi dan pemisahan: dipakai pada studi ekstraksi cair-cair maupun pemisahan logam dan senyawa organik karena polaritas serta kemampuan koordinasinya dapat diatur melalui pemilihan pasangan ion.
- Pengembangan material fungsional: digunakan sebagai templat, plasticizer ionik, atau komponen membran polimer elektrolit pada penelitian sel bahan bakar dan perangkat elektronik fleksibel berbasis polimer konduktif.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 370865-89-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Specialty Synthesis > Ionic Liquids [Specialty Synthesis] |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | cairan ionik pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, dan tertutup rapat karena bersifat higroskopis |
Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya matahari langsung. Cairan ionik umumnya menyerap uap air dari udara, sehingga kandungan air yang meningkat dapat mengubah viskositas maupun perilaku elektrokimianya; gunakan wadah asli bertutup ulir, tambahkan segel parafilm bila perlu, dan lakukan pemindahan di dalam glove box atau dengan aliran gas inert bila pekerjaan menuntut kondisi anhidrat. Gunakan pipet atau spuit kering sekali pakai untuk mencegah kontaminasi silang. Kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta bekerja di lemari asam saat menimbang. Hindari kontak dengan asam kuat dan oksidator kuat, dan kelola sisa bahan melalui jalur limbah kimia laboratorium.
—






