Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 145022-45-3

1-Ethyl-3-methylimidazolium Methanesulfonate, CAS 145022-45-3, TCI E0755

1-Ethyl-3-methylimidazolium Methanesulfonate, CAS 145022-45-3, TCI E0755

Identitas Kimia

Nama lain
EMIMMeSO3
No. CAS
145022-45-3
PubChem
CID 16211849·SID 87560151
Rumus molekul
C7H14N2O3S
Berat molekul
206.26 g/mol
Kemurnian
>98.0%(N)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-ethyl-3-methylimidazol-3-ium;methanesulfonate
SMILES
CCN1C=C[N+](=C1)C.CS(=O)(=O)[O-]
InChIKey
IXLWEDFOKSJYBD-UHFFFAOYSA-M
MDL
MDL06798171
Harga reguler Rp 742.350,00
Harga reguler Rp 534.450,00 Harga obral Rp 742.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E0755 1-Ethyl-3-methylimidazolium Methanesulfonate adalah cairan ionik berbasis kation EMIM yang dipasangkan dengan anion metanasulfonat atau mesilat. Garam ini tergolong cairan ionik hidrofilik, artinya bercampur baik dengan air dan pelarut polar lain. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai pelarut alternatif bertekanan uap sangat rendah, media reaksi bagi transformasi organik, serta komponen sistem pelarutan biomassa. Kehadirannya memungkinkan peneliti menjalankan reaksi pada suhu tinggi tanpa kehilangan pelarut akibat penguapan, sekaligus membuka peluang daur ulang media.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah kombinasi anion mesilat yang bersifat basa lemah dan mampu membentuk ikatan hidrogen dengan kation imidazolium yang stabil secara termal. Anion metanasulfonat tergolong lebih ramah dibandingkan anion halogenat atau berbasis fluorin, tidak menghasilkan produk samping fluorida, dan relatif mudah ditangani. Cairan ionik ini juga menunjukkan konduktivitas ionik yang berguna untuk aplikasi elektrokimia dan kemampuan melarutkan senyawa polar, garam anorganik, serta polimer alami tertentu yang sukar larut dalam pelarut organik konvensional.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan cairan ionik jenis ini pada riset pengolahan biomassa lignoselulosa, kajian pelarut hijau, penelitian pemisahan gas dan absorpsi karbon dioksida, serta studi katalisis asam-basa. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan antara penapisan awal kondisi kerja dan percobaan berulang yang membutuhkan volume media lebih besar.

Brosur TCI (PDF)

  • Pelarut untuk pengolahan biomassa lignoselulosa, karena cairan ionik hidrofilik mampu memutus jaringan ikatan hidrogen selulosa yang sulit dilarutkan pelarut biasa.
  • Media reaksi organik bertekanan uap rendah, sebab reaksi dapat dijalankan pada suhu tinggi tanpa kehilangan pelarut maupun pembentukan uap yang berbahaya.
  • Riset absorpsi dan pemisahan gas, mengingat cairan ionik dapat direkayasa afinitasnya terhadap karbon dioksida dan gas asam lainnya secara selektif.
  • Elektrolit dalam studi elektrokimia berbasis media non-air, karena konduktivitas ioniknya memadai sekaligus stabil pada rentang suhu kerja yang lebar.
  • Katalis dan ko-katalis pada reaksi asam-basa, sebab anion mesilat memberikan lingkungan kimia yang mendukung transformasi terkatalisis tanpa perlu asam mineral bebas.

Merek TCI
Nomor CAS 145022-45-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Specialty Synthesis > Ionic Liquids [Specialty Synthesis]
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan ionik, umumnya kental
Penyimpanan tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari paparan kelembapan udara

Karena bersifat higroskopis, simpan cairan ionik ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, dan hindari membiarkan wadah terbuka lama di udara terbuka. Bila diperlukan kadar air rendah, lakukan pengeringan vakum sebelum digunakan dan tangani di lingkungan berkelembapan terkendali. Viskositasnya yang relatif tinggi membuat penuangan lebih mudah bila bahan dihangatkan sedikit sesuai prosedur yang aman. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menangani. Bersihkan tumpahan segera dengan bahan penyerap yang sesuai dan buang limbah mengikuti aturan laboratorium.

—