TCI E0768 trans-4-Ethylcyclohexanol adalah alkohol siklik alifatik dengan gugus etil dan gugus hidroksil yang tertata dalam hubungan trans pada cincin sikloheksana. Kemurnian isomer geometri inilah yang menjadikannya bahan pembangun bernilai, sebab pada konformasi kursi kedua substituen dapat menempati posisi ekuatorial secara bersamaan sehingga molekul berbentuk memanjang dan relatif kaku. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan awal untuk membangun molekul yang menuntut geometri tiga dimensi tertentu, khususnya pada riset material kristal cair dan sintesis organik terarah.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah gugus hidroksil sekunder yang dapat diubah menjadi berbagai gugus fungsi lain melalui esterifikasi, eterifikasi, oksidasi menjadi keton, tosilasi, maupun substitusi menjadi halida. Setiap transformasi tersebut dapat dilakukan sambil mempertahankan konfigurasi trans pada cincin, sehingga bentuk molekul produk akhir tetap terkendali. Konfigurasi trans yang seragam sangat penting pada material kristal cair karena keteraturan bentuk molekul menentukan suhu transisi fase, viskositas rotasi, dan kestabilan fase mesomorfik yang terbentuk.
Di Indonesia, senyawa ini digunakan pada laboratorium riset material tampilan dan kristal cair, kelompok riset kimia organik yang menggarap stereokimia sikloheksana, serta laboratorium pengembangan produk yang menyusun turunan sikloheksil terarah. Kemasan 1 g dan 5 g memadai untuk percobaan sintesis skala kecil, penyiapan senyawa acuan, maupun kegiatan penelitian tugas akhir.
Produk TCI terkait
- TCI E0366 4534-74-1 4-Ethylcyclohexanol (cis- and trans- mixture)
- TCI E0365 3760-20-1 2-Ethylcyclohexanol (cis- and trans- mixture)
- TCI E1136 1940-18-7 1-Ethylcyclohexanol
- TCI M0194 583-59-5 2-Methylcyclohexanol (cis- and trans- mixture)
- TCI T2693 116-02-9 cis-3,3,5-Trimethylcyclohexanol (contains ca. 20% trans- isomer)
- TCI B5367 167081-25-6 cis-4-(tert-Butoxycarbonylamino)cyclohexanol
- Sintesis prekursor kristal cair, karena konfigurasi trans menghasilkan molekul memanjang yang menopang keteraturan susunan pada fase nematik material tampilan.
- Esterifikasi dengan asam karboksilat aromatik, sebab gugus hidroksil sekundernya mudah diesterkan untuk membentuk inti ester sikloheksil yang banyak dipakai.
- Oksidasi menjadi 4-etilsikloheksanon, mengingat keton hasil oksidasi menjadi bahan antara berguna untuk reaksi adisi nukleofilik dan pembentukan cincin lanjutan.
- Studi stereokimia dan analisis konformasi, karena senyawa ini menjadi model klasik untuk mengamati preferensi posisi ekuatorial substituen pada cincin sikloheksana.
- Pembuatan eter dan turunan tersubstitusi, sebab gugus hidroksil dapat diaktivasi lalu digantikan nukleofil lain tanpa merusak kerangka cincin.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19781-62-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan berwarna putih hingga hampir putih |
| Penyimpanan | tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas |
Simpan trans-4-etilsikloheksanol dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah kaca dengan tutup berulir sangat sesuai untuk menjaga bahan tetap kering dan mencegah kontaminasi. Karena isomer trans dipakai justru karena kemurnian geometrinya, hindari kontak dengan bahan pengoksidasi kuat maupun asam kuat yang dapat memicu reaksi tidak diinginkan. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menimbang, serta kerjakan pada area berventilasi baik. Tutup kembali wadah segera setelah pengambilan dan beri label yang jelas.
—


