Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 138-38-5

4-Ethylbenzenesulfonamide TCI E0773

4-Ethylbenzenesulfonamide TCI E0773

Identitas Kimia

No. CAS
138-38-5
PubChem
CID 222870·SID 87560467
Rumus molekul
C8H11NO2S
Berat molekul
185.24 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-ethylbenzenesulfonamide
SMILES
CCC1=CC=C(C=C1)S(=O)(=O)N
InChIKey
MLTGAVXHWSDGIS-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL01365828
Harga reguler Rp 769.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 769.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E0773 4-Ethylbenzenesulfonamide adalah *non-heterocyclic building block* berupa sulfonamida aromatik primer dengan gugus etil pada posisi para cincin benzena. Senyawa ini menyediakan kerangka arilsulfonamida yang sudah terbentuk sehingga peneliti dapat langsung memodifikasi gugus nitrogen atau memanfaatkannya sebagai fragmen pengikat dalam desain molekul. Di laboratorium, motif sulfonamida dikenal luas karena kemampuannya membentuk ikatan hidrogen yang kuat dan berinteraksi dengan pusat logam pada protein target, sehingga bahan ini sering muncul dalam riset kimia medisinal, kajian penghambat enzim, serta pengembangan senyawa dan material fungsional lain.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah kestabilan dan kemudahan penanganannya. Berbeda dari sulfonil klorida yang peka air, sulfonamida ini merupakan padatan yang stabil pada kondisi penyimpanan biasa, mudah ditimbang, dan tidak menuntut atmosfer inert. Gugus NH₂ sulfonamida bersifat cukup asam sehingga dapat dideprotonasi lalu dialkilasi, diarilasi melalui kopling katalitik, atau diasilasi untuk menghasilkan turunan N-tersubstitusi; gugus etil pada cincin memberikan kontribusi lipofilik yang berguna ketika peneliti menyetel sifat fisikokimia suatu seri senyawa. Kelarutannya yang baik pada pelarut organik polar memudahkan pemurnian melalui rekristalisasi maupun kromatografi.

Pada praktik laboratorium di Indonesia, bahan ini kerap digunakan pada penelitian kimia medisinal dan farmasi di lingkungan perguruan tinggi serta lembaga riset, termasuk untuk kajian penghambat enzim dan pembuatan seri turunan sulfonamida. Kemasan 5 g cocok bagi penelitian tahap awal atau kegiatan praktikum lanjut, sementara kemasan 25 g mendukung pekerjaan sintesis berulang yang membutuhkan pasokan bahan antara secara stabil sepanjang periode penelitian.

  • Riset penghambat enzim: motif arilsulfonamida primer merupakan fragmen pengikat klasik pada kajian penghambat karbonat anhidrase dan target enzim lain yang serupa.
  • Sintesis turunan N-tersubstitusi: nitrogen sulfonamida dapat dialkilasi, diasilasi, atau diarilasi untuk membangun pustaka senyawa dengan variasi substituen yang terkendali.
  • Pembuatan blok penyusun heterosiklik: sulfonamida dapat disiklisasi bersama reagen bifungsional menjadi cincin yang mengandung nitrogen dan sulfur teroksidasi.
  • Kajian hubungan struktur–aktivitas: gugus etil para memberi variasi lipofilik terukur sehingga berguna sebagai anggota seri pembanding pada studi SAR.
  • Bahan rujukan analitik: dipakai sebagai senyawa pembanding pada pengembangan metode HPLC dan verifikasi identitas turunan sulfonamida melalui spektroskopi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 138-38-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari kelembapan

Simpan padatan ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari asam kuat, basa kuat, serta bahan pengoksidasi. Lakukan penimbangan di area berventilasi atau di dalam lemari asam untuk mencegah terhirupnya debu halus, dan gunakan sarung tangan nitril, pelindung mata, serta jas laboratorium selama bekerja. Pakai spatula bersih dan kering pada setiap pengambilan agar isi botol tidak terkontaminasi atau menyerap uap air dari udara lembap. Bersihkan segera tumpahan padatan dengan cara mengumpulkannya tanpa menimbulkan debu, cuci tangan setelah bekerja, dan buang limbah sesuai ketentuan laboratorium.

  • Khan dkk. (2009). N-Cyclohexyl-N-ethylbenzenesulfonamide. Acta Crystallographica Section E Structure Reports Online doi:10.1107/s1600536809044006
  • Haider dkk. (2009). A second monoclinic polymorph ofN-cyclohexyl-N-ethylbenzenesulfonamide. Acta Crystallographica Section E Structure Reports Online doi:10.1107/s160053680904762x

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.