1-Ethyl-3-methylimidazolium Acetate dari TCI dengan kode katalog E0883, sering disingkat [EMIM][OAc], adalah cairan ionik berbasis kation imidazolium dengan anion asetat. Berbeda dari pelarut organik biasa, senyawa ini seluruhnya tersusun dari ion namun berwujud cair pada suhu ruang, sehingga menggabungkan sifat garam dan pelarut sekaligus. Di laboratorium, cairan ionik ini terkenal karena kemampuannya melarutkan biopolimer yang sulit ditangani, terutama selulosa dan lignoselulosa, dan karena tekanan uapnya yang sangat rendah sehingga hampir tidak menguap selama proses berlangsung.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah anion asetat yang bersifat basa lemah dan sangat baik sebagai penerima ikatan hidrogen. Kemampuan ini memungkinkan pelarut memutus jaringan ikatan hidrogen antar-rantai selulosa yang selama ini menjadi penghalang utama pengolahan biomassa. Selain itu, sifatnya yang praktis tidak mudah menguap dan tidak mudah terbakar membuat proses berlangsung lebih aman dan pelarut dapat didaur ulang berkali-kali. Konduktivitas ionik yang baik juga menjadikannya menarik untuk penelitian elektrokimia, sementara kebasaan anionnya dimanfaatkan pada penelitian penangkapan karbon dioksida.
Di Indonesia yang kaya biomassa lignoselulosa seperti ampas tebu, sekam padi, dan tandan kosong kelapa sawit, reagen ini sangat relevan untuk penelitian pretreatment biomassa, produksi bioetanol generasi kedua, dan pengembangan bahan berbasis selulosa. Laboratorium kimia hijau, teknik kimia, dan teknologi hasil pertanian di berbagai perguruan tinggi memakainya secara rutin. Kemasan 5 g cocok untuk uji kelayakan skala kecil, sedangkan 25 g mendukung percobaan berulang dan studi optimasi kondisi pelarutan.
Brosur TCI (PDF)
- Ionic Liquids 2026-06-08 · hal. 8
Produk TCI terkait
- TCI B5582 284049-75-8 1-Butyl-3-methylimidazolium Acetate
- TCI B5487 878027-73-7 1-Butyl-3-methylimidazolium Tricyanomethanide
- TCI B5447 448245-52-1 1-Butyl-3-methylimidazolium Dicyanamide
- TCI B4091 344790-87-0 1-Butyl-3-methylimidazolium Thiocyanate
- TCI B3596 820965-08-0 1-Butyl-3-methylimidazolium Tribromide
- TCI B3542 741677-68-9 1-Butyl-3-methylimidazolium Trifluoro(trifluoromethyl)borate
- Pelarutan selulosa dan pretreatment biomassa lignoselulosa, karena anion asetat mampu memutus jaringan ikatan hidrogen yang membuat selulosa sulit larut dalam pelarut konvensional.
- Pelarut reaksi kimia hijau, sebab tekanan uapnya sangat rendah sehingga menekan emisi pelarut dan memungkinkan pemulihan serta penggunaan ulang berkali-kali.
- Penelitian penangkapan karbon dioksida, mengingat sifat basa lemah anion asetat mendukung interaksi kimia dengan gas asam dalam sistem penyerapan.
- Kajian elektrokimia dan bahan elektrolit, karena cairan ionik ini memiliki konduktivitas ionik baik serta jendela elektrokimia yang lebih lebar daripada larutan berair.
- Media reaksi biokatalisis dan pengolahan biopolimer, sebab beberapa enzim dan polisakarida menunjukkan perilaku kelarutan serta stabilitas berbeda dalam lingkungan cairan ionik.
| Merek | TCI (kode katalog E0883) |
|---|---|
| Nomor CAS | 143314-17-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Specialty Synthesis > Ionic Liquids [Specialty Synthesis] |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | cairan kental pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat kering karena sangat higroskopis |
Simpan botol dalam keadaan tertutup sangat rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari kelembapan udara, karena cairan ionik ini bersifat sangat higroskopis dan kandungan air yang terserap dapat menurunkan kemampuannya melarutkan selulosa secara drastis. Sedapat mungkin simpan dan tangani di bawah atmosfer gas inert seperti nitrogen atau argon, atau minimal di dalam desikator, dan buka botol sesingkat mungkin. Gunakan wadah kaca bertutup rapat serta pipet atau jarum suntik yang benar-benar kering saat mengambil bahan. Karena viskositasnya tinggi, pemindahan lebih mudah dilakukan setelah bahan sedikit dihangatkan. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium karena bahan bersifat iritan terhadap kulit dan mata, serta buang limbah melalui jalur limbah kimia laboratorium.
—
