TCI E0902 Ethyl 1,4-Benzodioxane-2-carboxylate adalah blok pembangun heterosiklik yang tersusun dari cincin benzodioksan, yaitu inti benzena yang menyatu dengan cincin dioksan enam anggota, dengan gugus ester etil terpasang pada posisi dua. Kerangka benzodioksan merupakan motif struktur yang sering dijumpai pada molekul bioaktif, sehingga senyawa ini banyak digunakan sebagai bahan awal untuk memasukkan inti tersebut ke dalam molekul target tanpa perlu membangun cincin dioksan dari nol melalui tahapan eterifikasi ganda yang sering merepotkan.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah kesederhanaan titik kerjanya. Gugus ester pada posisi dua dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat, direduksi menjadi alkohol, diubah menjadi amida melalui reagen kopling, atau diteruskan menjadi hidrazida dan turunan lain, sementara inti aromatik dan dua ikatan eter tetap utuh pada kondisi reaksi yang umum. Posisi dua juga merupakan pusat stereogenik, sehingga senyawa ini menjadi substrat menarik bagi penelitian resolusi kiral maupun kajian pengaruh konfigurasi terhadap aktivitas biologis. Stabilitas ikatan eter aromatik memberi keleluasaan pada peneliti untuk menjalankan transformasi lanjutan tanpa khawatir kerangka intinya rusak.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini biasanya digunakan pada riset kimia medisinal dan kimia organik sintesis di perguruan tinggi, khususnya pada tema pengembangan senyawa yang menyasar reseptor adrenergik atau target lain yang dikenal menyukai inti benzodioksan. Kemasan 5 g dan 25 g memberi pilihan yang tepat untuk tahap penjajakan rute sintesis maupun untuk penyiapan intermediat dalam jumlah yang lebih memadai.
Produk TCI terkait
- TCI B3864 4442-53-9 1,4-Benzodioxane-5-carboxylic Acid
- TCI B3764 4442-54-0 1,4-Benzodioxane-6-carboxylic Acid
- TCI B3406 3663-80-7 1,4-Benzodioxane-2-carboxylic Acid
- TCI B1198 493-09-4 1,4-Benzodioxane
- TCI A1629 2879-20-1 6-Acetyl-1,4-benzodioxane
- TCI P1890 70918-74-0 2-(1-Piperazinylcarbonyl)-1,4-benzodioxane Hydrochloride
- Penyiapan asam benzodioksan-2-karboksilat: hidrolisis ester menghasilkan asam yang menjadi intermediat kunci pada banyak rute sintesis kimia medisinal.
- Pembentukan amida terarah: kopling asam hasil hidrolisis dengan berbagai amina memungkinkan penyusunan seri analog untuk pengujian aktivitas biologis.
- Reduksi menjadi alkohol: gugus ester dapat direduksi menghasilkan hidroksimetil benzodioksan yang berguna sebagai bahan awal eterifikasi maupun substitusi lanjutan.
- Riset stereokimia dan resolusi kiral: pusat stereogenik pada posisi dua menjadikan senyawa ini substrat model untuk pemisahan enantiomer dan kajian hubungan konfigurasi dengan aktivitas.
- Pengenalan inti benzodioksan pada molekul target: kerangka yang sudah terbentuk memotong beberapa tahap sintesis sehingga penelitian dapat langsung berfokus pada elaborasi gugus fungsi.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 4739-94-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | cairan pada suhu kamar; rujuk label serta lembar analisis kemasan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung |
Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat dan berdiri tegak di lemari bahan kimia yang sejuk serta berventilasi baik, terhindar dari panas, nyala api, dan sinar matahari langsung. Hindari kontak dengan asam maupun basa kuat yang dapat menghidrolisis gugus ester selama penyimpanan, dan jauhkan dari oksidator kuat. Ambil bahan dengan pipet atau jarum suntik kaca yang bersih dan kering, lalu segera tutup wadah agar tidak menyerap uap air. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, serta jas laboratorium, dan bekerja di lemari asam saat memindahkan volume yang lebih besar. Tampung tumpahan dengan penyerap inert dan buang sebagai limbah organik.
—
