Ethyl Cyclobutanecarboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam reaksi kimia yang melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks, terutama dalam bidang sintesis organik dan penelitian kimia.
Ethyl Cyclobutanecarboxylate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses reaksi kimia tanpa mengalami degradasi berlebihan. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, yang memudahkan proses pencampuran dan reaksi. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi secara spontan, senyawa ini dipilih untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kontrol ketat terhadap kondisi lingkungan.
Di laboratorium Indonesia, Ethyl Cyclobutanecarboxylate sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini menjadi pilihan utama para peneliti karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kestabilan sifatnya. Dalam konteks lokal, senyawa ini juga digunakan untuk pendidikan dan pengembangan teknologi kimia yang relevan dengan kebutuhan industri dan penelitian lokal.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan struktur siklik
- Reaksi esterifikasi untuk pembentukan senyawa ester
- Pembuatan senyawa intermediat dalam produksi obat
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa siklik
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14924-53-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya langsung |
Ethyl Cyclobutanecarboxylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Pastikan proses penggunaan dilakukan di ruang laboratorium yang terkontrol dan memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan.
—
