Ethyl(dimethyl)(2-phenylethyl)ammonium Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide adalah sebuah senyawa ionik khusus yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia sintetik. Bahan ini termasuk dalam kategori ionic liquids, yang memiliki sifat non-volatil dan memiliki titik didih yang sangat tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai pelarut atau medium reaksi karena kemampuannya untuk memfasilitasi reaksi kimia tanpa menguap.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terurai, sehingga cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan ketahanan terhadap suhu tinggi atau reaksi kimia intensif. Struktur molekulnya yang kompleks juga memberikan keunggulan dalam menstabilkan reaksi kimia tertentu. Selain itu, senyawa ini tidak bersifat korosif dan relatif aman dalam penggunaan yang sesuai.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia terapan, terutama dalam bidang sintesis organik dan pengembangan material baru. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian yang memerlukan medium reaksi khusus, seperti dalam pembuatan katalis atau senyawa polimer.
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks karena sifat pelarutnya yang unik
- Cocok untuk reaksi kimia yang membutuhkan lingkungan non-volatil dan stabil
- Dapat berperan sebagai katalis dalam reaksi kimia tertentu
- Digunakan dalam pengembangan material baru seperti polimer dan komposit
- Mempercepat proses reaksi kimia dalam skala laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1804970-28-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Specialty Synthesis > Ionic Liquids |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karena sifatnya yang tidak volatil, penyimpanan di tempat yang terlindung dari cahaya langsung dan kelembapan sangat dianjurkan. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung.
—
