2-(2-Ethylhexyl)thiophene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar thiophene yang merupakan cincin aromatik dengan satu atom sulfur. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik untuk membangun struktur molekul kompleks. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi komponen penting dalam reaksi substitusi dan reaksi lain yang melibatkan modifikasi cincin heterosiklik.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, 2-(2-Ethylhexyl)thiophene menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa dengan sifat tertentu, seperti senyawa konduktif atau senyawa dengan aktivitas biologis. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam proses pemrosesan dan reaksi kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan dan penelitian yang fokus pada sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam pengembangan material baru dan penelitian farmakologi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan material konduktif
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam penelitian farmakologi
- Pembuatan senyawa intermediet dalam produksi obat dan bahan kimia industri
- Penelitian tentang sifat elektronik dan optik senyawa organik
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi dalam bidang lingkungan dan energi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4891-44-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1mL, 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap ventilasi baik untuk mengurangi risiko paparan uap.
- Burkhart dkk. (2012). Influence of the Ethylhexyl Side-Chain Content on the Open-Circuit Voltage in rr-Poly(3-hexylthiophene-co-3-(2-ethylhexyl)thiophene) Copolymers. Macromolecules doi:10.1021/ma300263a
- Zhang dkk. (2009). Nanostructure Formation in Poly(3-hexylthiophene-block-3-(2-ethylhexyl)thiophene)s. Macromolecules doi:10.1021/ma9013065
- Somanathan dkk. (2002). Studies on 3-(2-Ethylhexyl)thiophene Polymers. Macromolecular Materials and Engineering doi:10.1002/1439-2054(20020401)287:4<236::aid-mame236>3.0.co;2-j
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
