Ethylhexyl Triazone (EHT) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah, terutama dalam bidang kimia material dan teknologi polimer. Bahan ini sering ditemukan dalam formulasi bahan tambah untuk polimer, yang berfungsi sebagai stabilisator UV atau penghambat fotodegradasi. Dalam laboratorium, EHT digunakan untuk memperpanjang umur pakai bahan polimer yang terpapar sinar matahari, menjaga kualitas dan integritas material selama proses pengujian atau produksi.
Ethylhexyl Triazone memiliki sifat kimia yang stabil dan daya tahan terhadap paparan sinar UV yang tinggi, sehingga menjadi pilihan ideal untuk aplikasi yang memerlukan perlindungan terhadap degradasi akibat radiasi. Senyawa ini juga memiliki sifat tidak mudah terbakar dan tidak beracun dalam kondisi normal, menjadikannya aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium. Karena sifatnya yang tidak reaktif, EHT mudah terjangkau dan dapat digunakan dalam berbagai skala eksperimen.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Ethylhexyl Triazone sering digunakan dalam penelitian bahan polimer, industri kosmetik, dan pengembangan bahan baku untuk produk yang memerlukan perlindungan terhadap paparan sinar matahari. Bahan ini juga relevan dalam penelitian lingkungan terkait degradasi bahan kimia di alam terbuka.
- Pengujian stabilitas polimer terhadap sinar UV untuk industri bahan kimia
- Penelitian tentang penghambat fotodegradasi dalam formulasi bahan plastik
- Pengembangan bahan tambah untuk produk kosmetik yang tahan terhadap sinar matahari
- Uji kinerja bahan baku dalam lingkungan terbuka untuk penelitian lingkungan
- Penelitian tentang efektivitas senyawa kimia dalam melindungi material dari kerusakan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 88122-99-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Ethylhexyl Triazone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Bahan ini tidak beracun dalam kondisi normal, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan kimia dianjurkan untuk memastikan keamanan dan presisi dalam penggunaan. Selalu gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko kontak tidak langsung.
- Tsuchiya dkk. (2015). Photoexcited triplet states of UV-B absorbers: ethylhexyl triazone and diethylhexylbutamido triazone. Photochemical & Photobiological Sciences doi:10.1039/c4pp00373j
- Sobanska dkk. (2012). Quantification of Sunscreen Ethylhexyl Triazone in Topical Skin-Care Products by Normal-Phase TLC/Densitometry. The Scientific World Journal doi:10.1100/2012/807516
- Suh dkk. (2017). Risk assessment of ethylhexyl triazone in sunscreen cosmetic products. Toxicology Letters doi:10.1016/j.toxlet.2017.07.296
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


![2-[3'-Bromo[1,1'-biphenyl]-3-yl]-4,6-diphenyl-1,3,5-triazine (CAS 1606981-69-4) - TCI B5895 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510B5895.jpg?v=1768815919&width=533)