Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 152044-54-7

Epothilone B TCI E1378

Epothilone B TCI E1378

Identitas Kimia

No. CAS
152044-54-7
PubChem
CID 448013·SID 468591745
Rumus molekul
C27H41NO6S
Berat molekul
507.69 g/mol
Kemurnian
>95.0%(HPLC)
Suhu simpan
-20°C
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(1S,3S,7S,10R,11S,12S,16R)-7,11-dihydroxy-8,8,10,12,16-pentamethyl-3-[(E)-1-(2-methyl-1,3-thiazol-4-yl)prop-1-en-2-yl]-4,17-dioxabicyclo[14.1.0]heptadecane-5,9-dione
SMILES
CC1CCCC2(C(O2)CC(OC(=O)CC(C(C(=O)C(C1O)C)(C)C)O)C(=CC3=CSC(=N3)C)C)C
InChIKey
QXRSDHAAWVKZLJ-PVYNADRNSA-N
MDL
MDL02101921
Harga reguler Rp 4.902.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.902.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Epothilone B adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini memiliki peran penting dalam studi terapi kanker karena kemampuannya untuk memengaruhi mikrotubulus seluler, yang merupakan komponen kritis dalam proses mitosis. Dalam laboratorium, Epothilone B sering digunakan sebagai reagen untuk mengeksplorasi mekanisme kerja obat dan pengembangan terapi baru. Senyawa ini juga digunakan dalam penelitian tentang respons sel terhadap obat-obatan antitumor.

Epothilone B memiliki struktur molekuler kompleks yang membuatnya stabil dalam kondisi tertentu. Sifat ini memungkinkan senyawa ini tetap aktif dalam eksperimen jangka panjang. Selain itu, Epothilone B memiliki aktivitas biologis yang kuat, sehingga sangat cocok untuk penggunaan dalam uji coba in vitro dan in vivo. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian terkait kanker dan penyakit lain yang terkait dengan pertumbuhan sel.

Di laboratorium Indonesia, Epothilone B digunakan oleh peneliti di berbagai institusi, termasuk universitas dan lembaga riset. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang fokus pada pengembangan obat baru dan pemahaman mekanisme penyakit. Ketersediaannya memudahkan para ilmuwan untuk melakukan eksperimen yang relevan dengan kebutuhan lokal.

  • Penelitian kanker untuk menguji efek obat antitumor
  • Uji aktivitas biologis senyawa baru dalam eksperimen in vitro
  • Pengembangan terapi kanker berbasis mikrotubulus
  • Studi mekanisme respons sel terhadap obat-obatan
  • Eksperimen farmakologis untuk mengevaluasi efektivitas senyawa

Merek TCI
Nomor CAS 152044-54-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents
Ukuran kemasan 5mg, 25mg
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Epothilone B harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan dalam kondisi dingin dan kering sangat disarankan untuk mempertahankan stabilitas dan aktivitas senyawa. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan bahwa area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.

  • MULZER dkk. (1999). ChemInform Abstract: Easy Access to the Epothilone Family — Synthesis of Epothilone B.. ChemInform doi:10.1002/chin.199907267
  • Rogalska dkk. (2019). Suppression of autophagy enhances preferential toxicity of epothilone A and epothilone B in ovarian cancer cells. Phytomedicine doi:10.1016/j.phymed.2019.152847
  • Kern dkk. (2015). Highly Efficient CYP167A1 (EpoK) dependent Epothilone B Formation and Production of 7-Ketone Epothilone D as a New Epothilone Derivative. Scientific Reports doi:10.1038/srep14881

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.