1-Ethyl-1H-pyrrole-2-carboxaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi kondensasi, substitusi, dan reaksi nucleofili. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembentuk struktur heterosiklik, yang merupakan bagian penting dari banyak senyawa organik.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 1-Ethyl-1H-pyrrole-2-carboxaldehyde menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa dengan fungsi tertentu. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa kompleks dengan aplikasi luas. Karena sifat ini, senyawa ini sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di berbagai bidang kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi farmakologis atau industri. Dengan sifat yang spesifik, senyawa ini menjadi alat penting dalam upaya penelitian ilmiah yang berorientasi pada inovasi dan penerapan teknologi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia dalam pembuatan senyawa dengan struktur kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
- Uji kelayakan senyawa sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa aktif
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2167-14-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari atau kelembapan tinggi, karena dapat memengaruhi stabilitas senyawa. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta pastikan area kerja tetap bersih dan aman.
—
