Ethyl 3-Ethoxy-3-iminopropanoate Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini sering ditemukan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi yang melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon atau reaksi substitusi. Sebagai derivat asam, senyawa ini memiliki sifat reaktif yang memungkinkan partisipasi dalam berbagai mekanisme reaksi kimia.
Karakteristik utama dari senyawa ini termasuk kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, serta stabilitas dalam kondisi tertentu. Sifat kimia dan fisiknya membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas yang terkendali. Bahan ini juga memiliki struktur molekuler yang memungkinkan modifikasi kimia untuk aplikasi spesifik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset sering memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur tertentu dan reaktivitas yang terukur.
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan struktur molekuler kompleks
- Reaksi substitusi dalam pembentukan senyawa heterosiklik
- Pengembangan bahan kimia industri dengan sifat reaktif yang terkendali
- Eksperimen kimia organik untuk studi mekanisme reaksi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa derivat asam
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2318-25-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Senyawa ini sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan berlebihan. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun secara langsung, tetapi tetap perlakukan dengan hati-hati sebagai bahan kimia yang reaktif.
—

