Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 10025-76-0

Europium(III) Chloride TCI E1489

Europium(III) Chloride TCI E1489
Harga reguler Rp 2.094.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.094.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Europium(III) Chloride adalah garam klorida dari europium, salah satu unsur tanah jarang golongan lantanida, yang dipasok TCI dengan kode katalog E1489. Di laboratorium, senyawa ini menjadi sumber ion Eu³⁺ yang praktis dan mudah larut untuk berbagai keperluan, mulai dari pembuatan kompleks berpendar hingga penyiapan prekursor material anorganik. Ion europium trivalen terkenal karena emisi merahnya yang tajam dan khas, sehingga garam ini menjadi bahan baku standar bagi peneliti yang mengembangkan material luminesen, probe analitik, maupun katalis berbasis unsur tanah jarang.

Sifat yang membuat bahan ini dipilih terletak pada perilaku elektronik ion Eu³⁺. Transisi elektronik pada orbital 4f menghasilkan pita emisi yang sangat sempit, masa hidup pendar yang panjang dalam skala mikrodetik hingga milidetik, serta pergeseran Stokes yang besar. Kombinasi ini memungkinkan pengukuran berbasis waktu tunda yang hampir bebas gangguan fluoresensi latar. Selain itu, ion Eu³⁺ bersifat asam Lewis dan memiliki bilangan koordinasi tinggi, sehingga mudah mengikat ligan pendonor oksigen dan nitrogen membentuk kompleks yang stabil dan terdefinisi baik.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan europium(III) klorida pada riset material fosfor, sintesis kompleks lantanida, pengembangan sensor optik, serta penelitian katalisis asam Lewis di perguruan tinggi dan lembaga penelitian material. Tersedia dalam kemasan 1 gram dan 5 gram, ukuran ini sangat sesuai dengan skala penelitian akademik yang umumnya bekerja pada jumlah kecil karena unsur tanah jarang tergolong bahan bernilai tinggi dan biasanya digunakan dalam konsentrasi rendah.

  • Sintesis kompleks lantanida berpendar, karena ion Eu³⁺ mudah dikoordinasikan oleh ligan organik penyerap cahaya yang mentransfer energi melalui efek antena.
  • Pembuatan material fosfor pemancar merah, sebab emisi Eu³⁺ berupa pita sempit yang memberikan kemurnian warna tinggi pada material inang anorganik.
  • Pengembangan probe bioanalitik berbasis waktu tunda, karena masa hidup pendar Eu³⁺ yang panjang memungkinkan pemisahan sinyal dari fluoresensi latar sampel.
  • Prekursor sintesis oksida dan nanopartikel terdopasi europium, sebab garam klorida ini mudah larut sehingga cocok untuk metode sol-gel maupun kopresipitasi.
  • Katalisis asam Lewis pada reaksi organik terpilih, karena ion lantanida trivalen dapat mengaktifkan gugus karbonil tanpa memerlukan kondisi yang terlalu keras.

Merek TCI (kode katalog E1489)
Nomor CAS 10025-76-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Rare Earth Elements [Catalysis and Inorganic Chemistry]
Ukuran kemasan 1 g, 5 g
Bentuk fisik padatan anorganik berbentuk serbuk atau kristal
Penyimpanan bersifat higroskopis, simpan dalam wadah tertutup rapat dan kondisi kering sesuai anjuran produsen

Europium(III) klorida bersifat higroskopis sehingga mudah menyerap uap air dari udara dan berubah menjadi bentuk terhidrasi apabila wadah dibiarkan terbuka. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di dalam desikator atau lemari kering, jauh dari sumber kelembapan dan panas. Lakukan penimbangan secepat mungkin, dan bila diperlukan kondisi benar-benar anhidrat, gunakan glove box atau teknik Schlenk. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium karena serbuknya dapat mengiritasi kulit, mata, serta saluran pernapasan. Hindari kontak dengan basa kuat. Buang limbah melalui jalur limbah logam laboratorium dan rujuk lembar data keselamatan produsen sebelum bekerja.

  • Gau dkk. (1996). Spectroscopic and Electrochemical Studies of Europium(III) Chloride in Aluminum Chloride‐1‐Methyl‐3‐ethylimidazolium Chloride Room Temperature Molten Salts. Journal of The Electrochemical Society doi:10.1149/1.1836558
  • Papan dkk. (2016). Europium(III)-doped A2Hf2O7 (A = Y, Gd, Lu) nanoparticles: Influence of annealing temperature, europium(III) concentration and host cation on the luminescent properties. Optical Materials doi:10.1016/j.optmat.2016.04.007
  • Nassar dkk. (2002). Solid state reaction between europium III chloride and Y-zeolites. Materials Chemistry and Physics doi:10.1016/s0254-0584(01)00404-7

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.