Ethyl beta-D-Glucopyranoside adalah glikosida sederhana yang terbentuk dari D-glukosa dalam bentuk cincin piranosa dengan gugus etil terikat pada atom karbon anomerik melalui konfigurasi beta. Senyawa ini termasuk kategori glikosains dan menjadi bahan penting pada penelitian karbohidrat. Di laboratorium, bahan ini dipakai terutama sebagai substrat model untuk mempelajari enzim pemutus ikatan glikosidik, sebagai senyawa acuan pada analisis glikosida, serta sebagai bahan pembanding dalam pengembangan metode sintesis glikosida yang memerlukan kendali stereokimia pada pusat anomerik.
Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah konfigurasi beta yang terdefinisi pada karbon anomerik dan gugus aglikon etil yang sederhana. Karena aglikonnya kecil dan tidak mengandung gugus fungsi pengganggu, perubahan yang teramati pada percobaan dapat dikaitkan langsung dengan pemutusan ikatan glikosidik, bukan dengan reaksi sampingan lain. Empat gugus hidroksil bebas pada cincin piranosa menjadikannya sangat larut dalam air dan pelarut polar, sekaligus menyediakan titik reaksi untuk proteksi selektif, asilasi, atau modifikasi lanjutan pada penelitian sintesis karbohidrat. Konfigurasi beta juga penting karena banyak enzim glikosidase menunjukkan selektivitas tajam terhadap orientasi ikatan anomerik.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa jenis ini pada penelitian bioteknologi enzim, kajian mikrobiologi pangan, serta riset bahan alam yang banyak melibatkan glikosida tumbuhan tropis. Uji aktivitas beta-glukosidase, misalnya, relevan pada penelitian fermentasi, pengolahan biomassa, dan pelepasan aroma pada produk pangan. Kemasan 200 mg memadai untuk rangkaian uji enzimatik dan kalibrasi metode analisis yang umumnya bekerja pada skala mikromol.
Produk TCI terkait
- TCI B5393 15548-60-4 5-Bromo-4-chloro-3-indolyl beta-D-Glucopyranoside
- TCI B4171 27851-29-2 Benzyl 2,3,4-Tri-O-benzyl-beta-D-glucopyranoside
- TCI P0178 1464-44-4 Phenyl beta-D-Glucopyranoside
- TCI O0355 29836-26-8 n-Octyl beta-D-Glucopyranoside [for Biochemical Research]
- TCI O0232 29836-26-8 n-Octyl beta-D-Glucopyranoside
- TCI N0909 69984-73-2 Nonyl beta-D-Glucopyranoside
- Substrat uji aktivitas beta-glukosidase, karena konfigurasi anomeriknya terdefinisi sehingga pemutusan ikatan glikosidik dapat diukur secara spesifik dan terulang.
- Senyawa acuan analisis glikosida, sebab identitas dan stereokimianya pasti sehingga membantu validasi metode kromatografi cair maupun spektrometri massa.
- Model penelitian sintesis glikosida, mengingat aglikon etil yang sederhana memudahkan pembandingan hasil pengendalian stereokimia pada pusat karbon anomerik.
- Kajian metabolisme karbohidrat mikroba, karena glikosida sederhana ini dapat digunakan untuk menelusuri jalur pemanfaatan gula oleh biakan tertentu.
- Bahan awal derivatisasi karbohidrat, sebab empat gugus hidroksil bebasnya memungkinkan strategi proteksi selektif menuju turunan gula yang lebih kompleks.
| Merek | TCI (kode produk E1643) |
|---|---|
| Nomor CAS | 3198-49-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 200 mg |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat; ikuti anjuran suhu pada label |
Simpan senyawa ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, dan ikuti anjuran suhu penyimpanan pada label bila produsen menetapkan penyimpanan dingin. Karena glikosida bersifat higroskopis dan sangat larut air, batasi paparan udara lembap dengan menutup wadah segera setelah pengambilan dan biarkan wadah dingin mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Gunakan spatula kering serta timbangan analitik mengingat kemasan berukuran kecil. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jauhkan dari asam kuat yang dapat menghidrolisis ikatan glikosidik. Larutan berair sebaiknya dibuat segar atau disimpan beku untuk mencegah pertumbuhan mikroba.
—
