Ethoxylated Diglycerin Tetraacrylate (k+l+m+n = ca. 4) dengan kode katalog TCI E1650 adalah monomer akrilat multifungsi yang dibangun di atas kerangka digliserin yang telah dietoksilasi, lalu diakhiri dengan empat gugus akrilat. Produk ini distabilkan dengan MEHQ untuk mencegah polimerisasi dini selama penyimpanan. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai agen pengikat silang (crosslinker) yang mengubah campuran resin cair menjadi jaringan polimer padat begitu diberi inisiasi radikal, baik melalui penyinaran ultraviolet maupun pemanasan dengan inisiator termal yang sesuai.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah fungsionalitas empat gugus akrilat yang memberi kerapatan ikatan silang tinggi, sehingga jaringan yang terbentuk cepat mengeras dan memiliki ketahanan mekanis yang baik. Rantai etoksi di dalam strukturnya menyumbang karakter hidrofilik dan fleksibilitas, sehingga jaringan tidak menjadi terlalu getas dan lebih kompatibel dengan sistem berair. Kombinasi kerangka digliserin dan segmen etoksilat juga membantu menurunkan kekentalan relatif dibandingkan akrilat multifungsi yang kaku, sehingga formulasi lebih mudah dicampur, dituang, dan dilapiskan pada substrat percobaan.
Di laboratorium Indonesia, monomer seperti ini banyak digunakan pada riset pelapis UV, tinta cetak, perekat, hidrogel, hingga bahan dasar pencetakan tiga dimensi berbasis resin fotopolimer. Kelompok riset material, teknik kimia, dan farmasi sering memanfaatkannya untuk merancang matriks pembawa maupun membran percobaan. Ketersediaan kemasan 25 g cocok untuk penapisan formulasi skala kecil, sementara kemasan 500 g mendukung riset lanjutan atau uji coba semi-produksi yang membutuhkan pengulangan.
- Formulasi pelapis sembuh-UV: empat gugus akrilat mempercepat pembentukan jaringan sehingga lapisan mengeras dalam waktu penyinaran yang relatif singkat.
- Pembuatan hidrogel sintetik: segmen etoksilat bersifat hidrofilik sehingga jaringan mampu menyerap air dan cocok untuk studi pembengkakan serta pelepasan zat.
- Resin pencetakan tiga dimensi: kerapatan ikatan silang tinggi menghasilkan cetakan yang stabil bentuknya dan tahan terhadap deformasi setelah proses pascapenyinaran.
- Pengembangan perekat dan tinta: monomer ini meningkatkan kekerasan dan daya rekat lapisan tanpa membuat formulasi menjadi terlalu kental untuk diaplikasikan.
- Riset membran dan matriks fungsional: jaringan hasil ikatan silang dapat diatur kerapatannya untuk mempelajari permeabilitas serta sifat mekanis material percobaan.
| Merek | TCI (kode katalog E1650) |
|---|---|
| Nomor CAS | 433216-17-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | cairan, distabilkan dengan MEHQ sebagai inhibitor polimerisasi |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, gelap, dan jauh dari sumber panas |
Monomer akrilat multifungsi harus disimpan pada suhu sejuk, terlindung dari cahaya, dan jauh dari sumber panas maupun percikan api karena panas dapat memicu polimerisasi spontan yang bersifat eksotermis. Gunakan wadah asli yang tertutup rapat dan hindari penyimpanan di bawah atmosfer inert penuh, sebab inhibitor MEHQ membutuhkan sedikit oksigen agar tetap bekerja. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium karena akrilat dapat mengiritasi kulit serta berpotensi menimbulkan sensitisasi. Bekerjalah di lemari asam dan bersihkan tumpahan segera dengan bahan penyerap yang sesuai.
—
