Flavianic Acid Dihydrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks dan studi struktur molekuler. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia berbagai jenis, termasuk reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Sebagai bahan dasar, Flavianic Acid Dihydrate memainkan peran penting dalam pembentukan senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik.
Flavianic Acid Dihydrate memiliki struktur molekuler yang stabil dan sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan proses sintesis dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Bahan ini juga memiliki tingkat kelarutan yang baik dalam pelarut organik, seperti etil asetat dan aseton, yang memperluas lingkup aplikasinya. Karena sifat tersebut, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang memerlukan reaktivitas dan kelarutan yang baik.
Di laboratorium Indonesia, Flavianic Acid Dihydrate digunakan untuk penelitian kimia murni, pengembangan senyawa baru, dan studi tentang reaktivitas senyawa organik. Bahan ini juga sering digunakan dalam pendidikan tingkat universitas dan lembaga penelitian untuk memperkaya pengalaman praktikum mahasiswa.
- Pengujian sifat kimia senyawa organik untuk studi reaktivitas dan stabilitas molekuler
- Sintesis senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik dalam penelitian kimia murni
- Penelitian tentang struktur molekuler dan mekanisme reaksi kimia kompleks
- Pengembangan senyawa baru dalam bidang farmasi dan material
- Eksperimen pendidikan untuk memahami reaksi kimia dan sifat senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 483-84-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Flavianic Acid Dihydrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk mencegah penguapan dan reaksi dengan udara. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan.
- Fu dkk. (2009). Investigation on thermal stability of flavianic acid disodium salt. Journal of Loss Prevention in the Process Industries doi:10.1016/j.jlp.2009.03.004
- Schneedorf dkk. (2001). Structural stabilization displayed in the soluble phase of cocrystallization of flavianic acid with trypsin in acid media. Biochimie doi:10.1016/s0300-9084(01)01277-9
- Ōya dkk. (1990). Thermal degradation behaviour of hydrotalcite/flavianic acid complex in nitrogen. Applied Clay Science doi:10.1016/0169-1317(90)90003-8
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
