9-Fluorenol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar dalam pembuatan senyawa organik. 9-Fluorenol memiliki struktur aromatik yang stabil, sehingga sering digunakan sebagai prekursor dalam reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini memainkan peran penting dalam penelitian kimia organik dan sintesis molekul.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang baik, termasuk tingkat kelarutan yang cukup dalam pelarut organik. Karena struktur molekulnya yang kompleks, 9-Fluorenol memiliki potensi reaktivitas yang tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia. Daya tahan terhadap kondisi tertentu juga membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk eksperimen yang memerlukan stabilitas kimia.
Di laboratorium Indonesia, 9-Fluorenol digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini sering diaplikasikan dalam sintesis senyawa baru yang memiliki aplikasi industri atau medis. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini secara efisien.
- Sintesis senyawa organik kompleks karena struktur aromatik yang stabil
- Reaksi substitusi pada posisi 9 fluorenol untuk memperoleh senyawa baru
- Pengembangan senyawa farmakologis melalui reaksi kimia terkendali
- Penelitian material kimia dengan sifat tertentu yang diinginkan
- Uji katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi proses
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1689-64-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
9-Fluorenol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi udara dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Pastikan area kerja bersih dan terhindar dari bahan kimia lain yang berpotensi bereaksi.
- McClelland dkk. (1990). Laser flash photolysis of 9-fluorenol. Production and reactivities of the 9-fluorenol radical cation and the 9-fluorenyl cation. Journal of the American Chemical Society doi:10.1021/ja00168a034
- MCCLELLAND dkk. (1990). ChemInform Abstract: Laser Flash Photolysis of 9‐Fluorenol. Production and Reactivities of the 9‐Fluorenol Radical Cation and the 9‐Fluorenyl Cation.. ChemInform doi:10.1002/chin.199039094
- Blazek dkk. (1992). Photosolvolysis of 9-fluorenol derivatives in aqueous solution—exploratory studies of reactivity of photogenerated 9-fluorenyl cations. Journal of Photochemistry and Photobiology A: Chemistry doi:10.1016/1010-6030(92)85006-g
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
