4-Fluoroanisole adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori fluorinasi, digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substitusi fluoro pada posisi para, sehingga memberikan sifat unik dalam reaksi kimia. Dalam laboratorium, 4-Fluoroanisole sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu, seperti obat, bahan kimia industri, atau bahan baku untuk reaksi substitusi elektrofilik.
Karena keberadaan atom fluor, senyawa ini memiliki polaritas dan reaktivitas yang berbeda dibandingkan senyawa aromatik biasa. Fluor juga memengaruhi stabilitas dan reaktivitas senyawa, sehingga memungkinkan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa dengan aktivitas biologis.
Di laboratorium Indonesia, 4-Fluoroanisole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, baik oleh institusi pendidikan maupun lembaga penelitian. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek yang melibatkan sintesis senyawa baru atau modifikasi struktur senyawa eksisting. Ketersediaannya memudahkan para peneliti dalam mengakses bahan baku yang diperlukan untuk eksperimen ilmiah.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 14
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa obat dengan struktur aromatik fluorinasi
- Pengembangan bahan kimia industri untuk aplikasi farmasi dan material
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam reaksi substitusi
- Modifikasi struktur senyawa untuk meningkatkan aktivitas biologis
- Eksperimen kimia organik untuk studi mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 459-60-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Fluoroanisole sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas dan cahaya matahari langsung. Tempat penyimpanannya harus kering dan sejuk, serta terhindar dari kelembapan yang berlebihan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan alat pelindung diri yang sesuai seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Shiung dkk. (2012). Cation spectroscopy of o-fluoroanisole and p-fluoroanisole by two-color resonant two-photon mass-analyzed threshold ionization. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2011.12.055
- Bergmann dkk. (2020). Rotational Spectroscopic and Ab Initio Investigation of the Rotamer Geometries of 2-Fluoroanisole and 3-Fluoroanisole. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/acs.jpca.0c00744
- Kepceoğlu dkk. (2025). Theoretical Investigation of the Molecular Properties of the Fluoroaniline and Fluoroanisole Isomers. Düzce Üniversitesi Bilim ve Teknoloji Dergisi doi:10.29130/dubited.1396459
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


