3-Fluoroanisole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari anisole dengan substitusi fluor di posisi ketiga. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi dan reaksi lain yang memerlukan penggunaan grup fluoro. Dengan sifat kimia yang stabil, 3-Fluoroanisole menjadi pilihan yang populer dalam berbagai eksperimen kimia.
3-Fluoroanisole memiliki sifat polar dan volatilitas yang moderat, sehingga mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan metanol. Karena kestabilan kimianya, senyawa ini tidak mudah terdekomposisi dalam kondisi laboratorium biasa. Sifat ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas terkendali.
Di laboratorium Indonesia, 3-Fluoroanisole digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa farmakologis dan material kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan pengembangan senyawa baru untuk aplikasi medis dan industri. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi bagian penting dari peralatan laboratorium di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 12
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan obat baru.
- Reaksi substitusi fluor dalam sintesis senyawa aromatik.
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik.
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa fluorinasi.
- Pengembangan material kimia dengan sifat tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 456-49-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
3-Fluoroanisole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari sinar matahari dan udara lembap untuk mencegah degradasi. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia untuk meminimalkan risiko reaksi kimia. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menjaga keselamatan di laboratorium.
- Shiung dkk. (2012). Cation spectroscopy of o-fluoroanisole and p-fluoroanisole by two-color resonant two-photon mass-analyzed threshold ionization. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2011.12.055
- Bergmann dkk. (2020). Rotational Spectroscopic and Ab Initio Investigation of the Rotamer Geometries of 2-Fluoroanisole and 3-Fluoroanisole. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/acs.jpca.0c00744
- Kepceoğlu dkk. (2025). Theoretical Investigation of the Molecular Properties of the Fluoroaniline and Fluoroanisole Isomers. Düzce Üniversitesi Bilim ve Teknoloji Dergisi doi:10.29130/dubited.1396459
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


