L-(+)-Fructose adalah sebuah senyawa karbohidrat yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Sebagai salah satu bentuk dari glukosa, fruktosa memiliki struktur molekul yang unik dan memainkan peran penting dalam studi metabolisme karbohidrat, terutama dalam penelitian tentang glikosilasi dan reaksi kimia yang melibatkan gula. Bahan ini juga sering digunakan sebagai substrat dalam reaksi enzimatik untuk mengevaluasi aktivitas enzim tertentu.
Fructose memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam air, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Karena kemurniannya dan konsistensinya, fruktosa menjadi pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan bahan kimia dengan tingkat kepastian tinggi. Selain itu, fruktosa juga digunakan dalam pembuatan larutan standar untuk analisis kuantitatif.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan kimia organik. Peneliti lokal sering memanfaatkan fruktosa untuk memahami mekanisme reaksi kimia, pengujian enzim, serta pengembangan produk farmasi. Karena ketersediaannya dan kualitasnya, fruktosa menjadi bahan yang sangat relevan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan di Indonesia.
- Pemantauan aktivitas enzim dalam reaksi glikosilasi
- Pembuatan larutan standar untuk analisis kuantitatif karbohidrat
- Studi metabolisme gula dalam sistem biologis
- Pengujian reaksi kimia yang melibatkan gula sebagai substrat
- Penelitian tentang efek gula terhadap proses biokimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7776-48-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
L-(+)-Fructose harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Saat mengambil bahan ini, pastikan tangan dan wadah yang digunakan bersih dan tidak terkontaminasi. Hindari penggunaan berlebihan untuk menjaga kualitas dan konsistensi bahan dalam jangka waktu yang lebih lama.
- Jegatheesan dkk. (2017). Fructose and NAFLD: The Multifaceted Aspects of Fructose Metabolism. Nutrients doi:10.3390/nu9030230
- DeBosch dkk. (2012). Mo1811 Glut8 Regulates Enterocyte Fructose Transport and Global Fructose Metabolism. Gastroenterology doi:10.1016/s0016-5085(12)62664-x
- Chang (1991). Separation of fructose and psicose from glucose and/or mannose and separation of psicose from fructose. Zeolites doi:10.1016/s0144-2449(05)80259-3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
