Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 167683-93-4

2-Fluoro-4-methoxyphenol TCI F0634

2-Fluoro-4-methoxyphenol TCI F0634

Identitas Kimia

Nama lain
3-Fluoro-4-hydroxyanisole
No. CAS
167683-93-4
PubChem
CID 2774557·SID 87559983
Rumus molekul
C7H7FO2
Berat molekul
142.13 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-fluoro-4-methoxyphenol
SMILES
COC1=CC(=C(C=C1)O)F
InChIKey
FCJHBXCQIOVMEM-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00070796
Harga reguler Rp 3.551.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.551.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI F0634 2-Fluoro-4-methoxyphenol adalah fenol tersubstitusi yang membawa atom fluor pada posisi orto dan gugus metoksi pada posisi para terhadap gugus hidroksil. Pola substitusi tiga gugus ini menjadikannya *building block* terfluorinasi yang cukup istimewa, sebab dalam satu molekul sudah tersedia gugus nukleofilik berupa fenol, gugus pendonor elektron berupa metoksi, dan atom fluor yang memodulasi sifat elektronik cincin. Di laboratorium, bahan semacam ini menghemat banyak tahapan sintesis karena kimiawan tidak perlu memasang ketiga substituen tersebut satu per satu dengan kontrol regiokimia yang rumit.

Karakteristik yang menjadi daya tariknya terletak pada keseimbangan reaktivitas. Gugus hidroksil fenolik mudah dideprotonasi oleh basa lemah dan kemudian bereaksi dengan alkil halida, asil klorida, maupun elektrofil lain untuk membentuk eter dan ester aril. Atom fluor pada posisi orto menurunkan pKa fenol dibandingkan fenol biasa sehingga deprotonasi berlangsung lebih mudah, sementara gugus metoksi pada posisi para menjaga cincin tetap kaya elektron dan reaktif terhadap substitusi elektrofilik. Pasangan gugus oksigen pada dua posisi berseberangan juga menyerupai pola oksigenasi yang banyak ditemui pada senyawa bahan alam dan bahan aktif farmasi.

Di Indonesia, bahan ini digunakan pada riset kimia organik sintetik, pengembangan bahan antara farmasi, serta penelitian bahan fungsional seperti kristal cair dan polimer khusus di perguruan tinggi dan lembaga riset. Kemasan 5 g cocok untuk kebutuhan penelitian skala laboratorium, cukup untuk beberapa rangkaian percobaan sintesis dan karakterisasi tanpa menimbulkan persoalan penyimpanan jangka panjang.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis eter aril melalui alkilasi gugus fenolik, menghasilkan bahan antara terfluorinasi untuk pembuatan pustaka senyawa dalam riset kimia medisinal.
  • Pembuatan ester dan karbamat aril, memanfaatkan reaktivitas gugus hidroksil fenolik terhadap asil klorida maupun isosianat pada kondisi basa ringan.
  • Penyiapan bahan antara kristal cair dan bahan fungsional, karena inti aromatik terfluorinasi dengan gugus oksigen sering dipakai dalam desain molekul semacam itu.
  • Sintesis senyawa mirip bahan alam teroksigenasi, sebab pola hidroksil dan metoksi pada posisi berseberangan menyerupai kerangka banyak metabolit sekunder tumbuhan.
  • Studi keasaman dan reaktivitas fenol tersubstitusi, karena kehadiran fluor orto dan metoksi para memberikan contoh pengaruh dua substituen berlawanan sifat sekaligus.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 167683-93-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik cairan hingga padatan berleleh rendah pada suhu ruang; mengikuti keterangan label dan Certificate of Analysis lot
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan gelap dalam wadah tertutup rapat

Fenol tersubstitusi rentan menggelap akibat oksidasi udara dan paparan cahaya, sehingga bahan harus disimpan dalam botol tertutup rapat, sebaiknya berwarna amber, dan diletakkan di tempat sejuk, kering, serta terlindung cahaya. Jauhkan dari oksidator kuat, basa kuat, dan sumber panas. Tangani di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, karena senyawa fenolik dapat mengiritasi bahkan merusak kulit dan mata pada kontak langsung. Tutup rapat segera setelah pengambilan untuk membatasi paparan udara, dan buang sisa bahan beserta pelarut pencucinya ke wadah limbah organik berlabel jelas.

—