Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 405-05-0

3-Fluoro-4-hydroxybenzaldehyde TCI F0725

3-Fluoro-4-hydroxybenzaldehyde TCI F0725

Identitas Kimia

No. CAS
405-05-0
PubChem
CID 587250·SID 125307274
Rumus molekul
C7H5FO2
Berat molekul
140.11 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-fluoro-4-hydroxybenzaldehyde
SMILES
C1=CC(=C(C=C1C=O)F)O
InChIKey
QSBHJTCAPWOIIE-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00016626
Harga reguler Rp 1.035.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.035.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI F0725 adalah 3-Fluoro-4-hydroxybenzaldehyde, turunan benzaldehida yang membawa gugus hidroksil fenolik dan atom fluor pada posisi bersebelahan. Kombinasi tiga gugus fungsi dalam satu cincin aromatik menjadikannya blok penyusun yang sangat fleksibel. Di laboratorium, senyawa ini banyak dipakai sebagai titik awal sintesis basa Schiff, turunan stilben, senyawa heterosiklik, serta berbagai perantara farmasi. Kemiripan strukturnya dengan vanilin dan turunan hidroksibenzaldehida lain membuatnya mudah diadaptasi ke prosedur yang sudah dikenal luas oleh peneliti kimia organik.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah reaktivitas ganda yang dapat dibedakan dengan mudah. Gugus aldehida siap berkondensasi dengan amina primer, senyawa metilen aktif, maupun ilida fosfonium, sementara gugus hidroksil fenolik dapat dialkilasi, diasilasi, atau dilindungi lebih dahulu agar reaksi berjalan selektif. Atom fluor yang terletak bersebelahan dengan fenol menurunkan nilai keasaman gugus hidroksil sehingga sifat asamnya menguat, sekaligus memberi pengaruh elektronik yang menstabilkan cincin terhadap oksidasi. Dari sisi analitik, kehadiran fluor menyediakan sinyal resonansi magnetik inti yang tajam dan sangat membantu dalam memantau jalannya reaksi tanpa perlu penanda tambahan.

Laboratorium perguruan tinggi dan lembaga riset di Indonesia umumnya menggunakan bahan ini pada penelitian sintesis senyawa bioaktif, ligan, serta sensor kolorimetri sederhana. Kemasan 1 g dan 5 g memudahkan pengelolaan bahan untuk rangkaian percobaan skala kecil tanpa menyisakan persediaan berlebih. Reaksi yang melibatkannya biasanya dipantau dengan kromatografi lapis tipis dan produknya dimurnikan melalui rekristalisasi.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis basa Schiff, karena gugus aldehidanya bereaksi cepat dengan amina primer membentuk imina yang stabil dan mudah dikristalkan untuk keperluan karakterisasi.
  • Pembuatan ligan dan kompleks logam, sebab pasangan gugus fenol dan imina hasil kondensasi membentuk situs koordinasi yang kuat terhadap berbagai ion logam.
  • Kondensasi Knoevenagel, karena aldehida aromatiknya bereaksi baik dengan senyawa metilen aktif menghasilkan alkena terkonjugasi untuk riset material maupun pewarna.
  • Sintesis perantara farmasi berfluor, sebab kerangka fluorohidroksibenzaldehida sering muncul pada jalur pembuatan senyawa aktif yang memerlukan substituen fluor aromatik.
  • Pengembangan probe dan sensor kimia, karena gugus fenolik yang lebih asam memberikan respons warna atau fluoresensi yang peka terhadap perubahan keasaman lingkungan.

Merek TCI
Nomor CAS 405-05-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik umumnya padatan kristalin pada suhu ruang; rujuk sertifikat analisis tiap lot
Penyimpanan tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan di tempat sejuk, kering, dan gelap dengan wadah tertutup rapat, sebab gugus aldehida dapat perlahan teroksidasi menjadi asam karboksilat bila terpapar udara lembap dalam jangka panjang. Gunakan botol kaca amber atau wadah asli pabrikan, dan segera tutup kembali setelah pengambilan agar kelembapan tidak masuk. Lakukan penimbangan di lemari asam atau ruang berventilasi baik dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, serta jas laboratorium, karena serbuknya dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Jauhkan dari oksidator kuat, basa pekat, dan sumber panas, lalu buang limbahnya melalui jalur limbah kimia organik yang berlaku di laboratorium.

—