Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 403-24-7

2-Fluoro-4-nitrobenzoic Acid TCI F0797

2-Fluoro-4-nitrobenzoic Acid TCI F0797

Identitas Kimia

No. CAS
403-24-7
PubChem
CID 302679·SID 135727139
Rumus molekul
C7H4FNO4
Berat molekul
185.11 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-fluoro-4-nitrobenzoic acid
SMILES
C1=CC(=C(C=C1[N+](=O)[O-])F)C(=O)O
InChIKey
MMWFMFZFCKADEL-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00275565
Harga reguler Rp 1.353.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.353.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI F0797 2-Fluoro-4-nitrobenzoic Acid adalah asam benzoat yang membawa atom fluor pada posisi orto dan gugus nitro pada posisi para terhadap gugus karboksilat. Susunan tiga gugus fungsi ini menjadikannya bahan antara yang sangat berguna dalam sintesis organik bertahap, terutama untuk pembangunan senyawa heterosiklik bernitrogen. Di laboratorium, senyawa ini kerap dipakai sebagai titik awal rangkaian reaksi berurutan: substitusi nukleofilik pada atom fluor, aktivasi gugus karboksilat menjadi amida, lalu reduksi gugus nitro menjadi amina untuk menutup cincin.

Nilai praktisnya berasal dari aktivasi silang antar gugus yang saling menguntungkan. Gugus nitro yang sangat menarik elektron, bersama gugus karboksilat di sebelah atom fluor, membuat posisi fluor sangat rentan terhadap serangan nukleofil seperti amina, alkoksida, dan tiol, sehingga substitusi nukleofilik aromatik berlangsung dalam kondisi yang relatif ringan. Setelah tahap itu, gugus nitro dapat direduksi menjadi amina dan disiklisasi bersama gugus karboksilat menjadi kerangka benzimidazolon, kuinazolinon, atau benzodiazepinon. Senyawa ini umumnya berupa padatan kristalin berwarna putih hingga kekuningan yang stabil pada penyimpanan biasa.

Laboratorium sintesis peptida, kimia medisinal, dan kimia kombinatorial di Indonesia memanfaatkan bahan seperti ini untuk membangun pustaka senyawa maupun molekul uji pada riset pengembangan obat. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan untuk percobaan awal maupun sintesis berulang dalam rangkaian proyek penelitian yang berjalan beberapa bulan.

  • Substitusi nukleofilik aromatik: atom fluor yang sangat teraktivasi mudah digantikan amina atau tiol, membuka jalur diversifikasi struktur secara cepat.
  • Sintesis kuinazolinon dan benzimidazolon: reduksi gugus nitro diikuti siklisasi dengan gugus karboksilat membentuk kerangka heterosiklik bernilai farmasi.
  • Kimia fase padat dan kombinatorial: dipakai sebagai penambat serbaguna karena dua gugus reaktif dapat difungsionalisasi secara berurutan pada resin.
  • Sintesis benzodiazepinon: kombinasi gugus asam dan amina hasil reduksi memungkinkan penutupan cincin tujuh anggota yang banyak diteliti.
  • Bahan antara pewarna dan agrokimia: kerangka nitrobenzoat terfluorinasi menyediakan titik reaksi ganda untuk membangun molekul fungsional yang kompleks.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 403-24-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik umumnya padatan kristalin berwarna putih hingga kuning muda
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat

Simpan bahan dalam wadah tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan serta sinar matahari langsung. Botol kaca asli dengan tutup berulir sudah memadai, asalkan label tetap terbaca dan tidak terkena tumpahan pelarut. Jauhkan dari basa kuat, oksidator kuat, dan bahan pereduksi kuat, mengingat senyawa ini memiliki gugus nitro sekaligus gugus asam. Sebagai padatan yang bersifat iritan, penimbangan sebaiknya dilakukan di lemari asam atau ruang berventilasi baik menggunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta menghindari terbentuknya debu. Kumpulkan sisa dan tumpahan sebagai limbah kimia berlabel.

—