TCI F0798 2-Fluoro-4-nitroaniline adalah anilina terfluorinasi yang membawa gugus nitro pada posisi para terhadap gugus amina, dengan atom fluor menempati posisi orto. Senyawa ini merupakan bahan antara klasik dalam sintesis organik dan industri zat warna, sekaligus banyak dipakai sebagai prekursor heterosiklik bernitrogen di laboratorium riset. Kehadiran gugus amina bebas memungkinkan reaksi asilasi, sulfonilasi, alkilasi, maupun diazotasi, sementara gugus nitro menyediakan jalur menuju amina kedua melalui reduksi terkontrol yang mudah dilakukan dengan reagen laboratorium umum.
Keunggulannya terletak pada pola substitusi yang memberi arah reaksi cukup jelas. Gugus nitro para yang menarik elektron menurunkan kebasaan gugus amina dan menstabilkan garam diazonium yang terbentuk, sehingga senyawa ini menjadi komponen diazo yang andal pada pembuatan pewarna azo. Atom fluor orto memberi pengaruh elektronik dan sterik tambahan yang sering dimanfaatkan untuk mengatur sifat fisikokimia produk akhir, termasuk kelarutan dan stabilitas. Bahan ini umumnya berupa padatan kristalin berwarna kuning yang mudah ditimbang dan stabil dalam penyimpanan yang benar.
Di Indonesia, senyawa ini digunakan pada penelitian kimia organik di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan zat warna, dan riset sintesis bahan antara farmasi. Pilihan kemasan 1 g dan 5 g memudahkan penyesuaian terhadap skala percobaan, mulai dari uji reaksi pendahuluan hingga sintesis berulang untuk keperluan karakterisasi dan pengujian lanjutan di laboratorium.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 22
- Sintesis pewarna azo: gugus amina didiazotasi lalu dikopling dengan senyawa kaya elektron, menghasilkan zat warna dengan rentang serapan yang beragam.
- Prekursor fenilendiamina: reduksi gugus nitro memberi diamina aromatik yang siap disiklisasi menjadi benzimidazol maupun kuinoksalin.
- Sintesis bahan antara farmasi: kerangka anilina terfluorinasi dipakai membangun molekul kandidat dengan stabilitas metabolik yang lebih terjaga.
- Derivatisasi amina aromatik: gugus amina diasilasi atau disulfonilasi untuk menghasilkan turunan amida dan sulfonamida yang mudah dimurnikan.
- Riset material dan indikator berwarna: sistem nitroanilina terkonjugasi dimanfaatkan pada kajian sifat optik nonlinier maupun sensor kolorimetri sederhana.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 369-35-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | umumnya padatan kristalin berwarna kuning |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, dalam wadah tertutup rapat |
Simpan senyawa dalam botol tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya langsung, karena nitroanilina dapat menggelap bila terpapar sinar dalam waktu lama. Botol kaca gelap atau wadah aslinya dengan label yang jelas merupakan pilihan yang tepat. Jauhkan dari oksidator kuat, asam kuat, dan sumber panas maupun api. Senyawa nitroanilina dapat diserap melalui kulit dan bersifat toksik, sehingga penimbangan wajib dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium tertutup. Hindari pembentukan debu, dan kumpulkan sisa serta tumpahan sebagai limbah kimia berlabel.
—

