Fenofibric Acid (TCI F1011, nomor CAS 42017-89-0) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biofarmaka. Bahan ini sering diaplikasikan dalam eksperimen untuk mengeksplorasi mekanisme kerja obat dan efek farmakologisnya. Fenofibric Acid memiliki peran penting dalam studi metabolisme lipid dan pengaturan kolesterol, sehingga menjadi bahan penting dalam laboratorium yang fokus pada penelitian kesehatan.
Fenofibric Acid memiliki struktur molekuler yang stabil dan sifat kimia yang memungkinkan reaksi yang terkendali dalam kondisi laboratorium. Karena sifatnya yang tidak beracun dan memiliki tingkat keamanan yang baik dalam penggunaan eksperimental, bahan ini dipilih sebagai bahan baku untuk berbagai eksperimen. Ketersediaan dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.
Di laboratorium Indonesia, Fenofibric Acid digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan farmakologi, biofarmaka, dan kesehatan masyarakat. Bahan ini menjadi pilihan utama karena keandalan sifatnya dan ketersediaan yang cukup untuk keperluan eksperimen rutin.
- Fenofibric Acid digunakan dalam penelitian obat untuk mengevaluasi efek farmakologis pada metabolisme lipid.
- Bahan ini cocok untuk studi tentang pengaruh senyawa pada kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh.
- Fenofibric Acid sering digunakan dalam eksperimen yang mengeksplorasi mekanisme pengaturan lipid metabolism.
- Bahan ini menjadi alat utama dalam penelitian tentang penyakit terkait metabolisme, seperti penyakit jantung.
- Fenofibric Acid digunakan untuk pengujian in vitro yang mengevaluasi respons sel terhadap senyawa tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 42017-89-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Fenofibric Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan tangan dan wadah yang digunakan bersih dan kering untuk menghindari kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.
- Anggraini dkk. (2025). IMPROVED SOLUBILITY NOVEL MULTICOMPONENT CRYSTALS OF FENOFIBRIC ACID-ACETYLSALISYLIC ACID. Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian doi:10.37874/ms.v10i1.1690
- Ling (2013). A Review of Currently Available Fenofibrate and Fenofibric Acid Formulations. Cardiology Research doi:10.4021/cr270w
- Kumar dkk. (2010). Development and validation of a LC-ESI-MS/MS method in human plasma for quantification of fenofibric acid, involving chromatographic resolution of fenofibric acid acyl-β-d-glucuronide. Analytical Methods doi:10.1039/c0ay00368a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
