3-(4-Fluorophenyl)-5-methylisoxazol-4-carboxylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi fluor pada struktur aromatik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam pengembangan senyawa farmakologis, bahan baku untuk obat, atau bahan untuk penelitian material.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, yang membuatnya menjadi pilihan yang ideal dalam reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya. Karena mengandung atom fluor, senyawa ini memiliki sifat polaritas yang tinggi, sehingga memungkinkan reaktivitas yang lebih baik dalam berbagai kondisi reaksi. Keberadaan gugus isoxazol juga memberikan kestabilan struktural yang baik.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti di bidang farmasi, kimia organik, dan material. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat baru atau modifikasi senyawa kimia untuk aplikasi industri.
- Pengembangan senyawa farmakologis untuk penelitian obat baru
- Sintesis senyawa organik kompleks dalam reaksi substitusi fluor
- Penelitian material kimia dengan struktur aromatik yang stabil
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Produksi bahan baku untuk industri farmasi dan kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1736-21-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya serta kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri lainnya untuk mencegah paparan langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
